Berita Internasional

Mau Pakai Toilet Umum, Waspada Kamera Tersembunyi Di Toilet, Begini Modusnya

Waspada ada kamera tersembunyi yang ditaruh di toilet-toilet umum, ini modusnya. Cek sebelum menggunakan toilet.

Park Soo-yeon mendirikan kelompok menolak kejahatan seksual digital dengan nama Ha Yena pada 2015.

Ini adalah bagian dari kampanye untuk memblokir salah satu situs paling terkenal bernama Soranet.

Situs ini memiliki lebih dari satu juta pengguna dan mengunggah berbagai video yang diabadikan dan dibagikan tanpa sepengetahuan atau persetujuan dari para perempuan yang ditampilkan.

Banyak video diambil secara diam-diam di dalam toilet dan ruang ganti, atau diunggah oleh mantan pasangannya untuk motif balas dendam.

Sejumlah perempuan yang dimunculkan dalam video kemudian bunuh diri.

"Kejahatan seks digital bukan hanya persoalan di Korea. Ada kasus di Swedia dan di Amerika Serikat."

Ambil Es Batu, Tempelkan Pada Leher Bagian Belakang, Rasakan Manfaat Luar Biasa Ini

Bule Ketangkap Curi Celana Dalam di Bali, Ini Perbedaan Pencuri dan Kleptomania, Kamu Mesti Tahu

"Tapi Korea Selatan sangat maju secara teknologi, dengan internet tercepat dan paling mudah diakses di dunia."

"Sangat mungkin untuk menghapus video-video ini, tetapi masalahnya video seperti itu muncul lagi dan lagi," kata Park.

"Penyebarannya merupakan tantangan besar. Pemilik situs selalu berkilah mereka berlagak tidak tahu video-video ini difilmkan secara ilegal.:

"Apa iya seperti itu? Bagaimana kok mereka tidak tahu?"

Dia ingin menargetkan para distributor video dan meyakini bahwa upaya itu membutuhkan dukungan dunia internasional.

"Kejahatan seks digital bukan hanya persoalan di Korea. Ada kasus di Swedia dan di Amerika Serikat.

"Tapi Korea Selatan sangat maju secara teknologi, dengan internet tercepat dan paling mudah diakses di dunia."

Menyeret pelaku ke meja hijau

"Itu berarti kejahatan online terhadap perempuan telah menjadi masalah besar yang pertama di sini."

"Tidak lama lagi ini bakal menjadi masalah besar di negara lain. Jadi, kita perlu bekerja sama untuk menyelesaikan masalah internasional.

Perempuan Bernama MG Mengaku Dihamili Oknum DPRD SBD NTT, Ini Pengakuan Versi Pelaku

LBH APIK NTT: Kasus Oknum DPRD SBD yang Diduga Memperkosa dan Hamili MG Telah Nodai HAKTP 2018

Kepolisian Korea Selatan memiliki dua persoalan utama, yaitu menangkap pelaku kejahatan dan menyeret mereka ke meja hijau.

Tim khusus telah melakukan pemeriksaan di berbagai ruang publik di Seoul untuk memastikan keberadaan kamera tersembunyi. Tapi mereka mengklaim belum pernah menemukannya.

BBC bergabung dalam operasi tersebut. Dia memberi tahu kami bahwa dia mencari lubang di dinding di mana kemungkinan kamera ditempatkan.

"Saya belajar betapa sulitnya menangkap para penjahat ini. Pria-pria ini memasang kamera dan kemudian membongkarnya dalam waktu 15 menit."

Sejumlah pelaku kejahatan ini sudah ditangkap - dari 6.465 kasus yang dilaporkan pada tahun lalu, 5.437 orang sudah ditahan.

Tetapi hanya 119 orang yang masuk penjara. Itu artinya hanya 2% dari mereka yang tertangkap.

* Modus terus berkembang

Banyak perempuan Korea Selatan merasa tidak ada upaya hukum serius untuk menangani kasus-kasus ini.

Itulah sebabnya, unjuk rasa berskala besar selalu digelar di pusat kota Seoul, dan akan ada demonstrasi susulan pada akhir pekan ini.

Park Mi-hye, kepala tim penyelidikan kasus spesial kejahatan seksual di kepolisian Seoul, mengatakan kepada BBC bahwa betapa sulitnya untuk melacak para pelaku yang menggunakan server asing.

Jin BTS Ulang Tahun, Member BTS Tertua Tapi Masih Kekanak-Kenakkan, Ini Faktanya

Jin BTS Ulang Tahun, Gerbong Kereta Ini Jadi Sasaran Empuk ARMY, Unik dan Kreatif Banget

Mereka yakin hukuman yang lebih keras, tuntutan hukum yang lebih tinggi dan metode yang lebih baik dalam mendeteksi kejahatan ini dapat mengatasi persoalan yang terus meningkat ini.

"Penyebaran pornografi jenis ini acapkali tidak tersentuh hukum di luar negeri."

"Jadi, jika tindakan itu masuk kategori melanggar hukum di Korea, akhirnya tidak dapat diselidiki karena termasuk tindakan tidak melanggar hukum di luar negeri."

"Bahkan ketika kami menutup halaman situsnya, mereka dapat mengubah alamat webnya. Kami melacak setiap perubahan alamat, tetapi metode mereka terus berkembang.

"Hukuman untuk pelaku kejahatan ini juga tidak berat."

"Saat ini hukumannya satu tahun penjara atau denda 10 juta won karena dianggap menyebarkan rekaman ilegal."

"Saya pikir akan sangat membantu untuk menaikkan sanksi hukuman."

Akhiri Hubunganmu Dengan Pasangan Jika Terlihat 5 Tanda Ini, Jangan Sampai Tersiksa

Hari Gini Masih LDR, Yakin Kamu Bakal Langgeng dengan Pasangan, Ini Tipsnya Guys

"Tapi yang paling penting, harus ada perubahan persepsi. Untuk membasmi kejahatan semacam ini, orang harus disadarkan akan dampaknya pada korban."

Tidak gampang mengubah kesadaran, dan itulah sebabnya ribuan perempuan di Seoul sekali lagi siap berunjukrasa pada akhir pekan ini - demonstrasi yang keempat kalinya pada tahun ini.

Mereka meyakini hukuman yang lebih keras, tuntutan hukum yang lebih tinggi dan metode yang lebih baik dalam mendeteksi kejahatan ini dapat mengatasi persoalan yang terus meningkat.

Sampai saat itu, yang bisa kita lakukan adalah memeriksa ruang ganti atau toilet umum untuk menghindari kemungkinan kita diawasi melalui kamera tersembunyi. (*)

Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved