Berita Kota Kupang

Akademisi Komunikasi Unwira, Lucy Max, M.I.Kom : Perlu Media Literasi Untuk Masyarakat

secara mental masyarakat cenderung belum siap untuk menggunakan media komuikasi meskipun secara ekonomis masyarakat mudah untuk mengakses

Akademisi Komunikasi Unwira, Lucy Max, M.I.Kom : Perlu Media Literasi Untuk Masyarakat
Shutterstock
Ilustrasi 

POS-KUPANG.COM | KUPANG --- Perkembangan media komunikasi dewasa ini membawa implikasi terhadap penggunaan sarana komunikasi yang masif di kalangan masyarakat.

Munculnya berbagai aplikasi media sosial turut membawa pengaruh baik positif sebagai media yang menghubungkan pribadi-pribadi namun juga berpeluang disalahgunakan sehingga menimbulkan kerugian.

Munculnya berbagai berita hoax, ujaran kebencian dan berbagai muatan terror dalam media social atau media maya mengindikasikan bahwa masyarakat sebenarnya belum dewasa dan belum siap secara mental untuk menggunakan media secara bertanggung jawab.

Hal ini diungkapkan oleh akademisi Universitas Katolik Widya Madira Kupang Lucy Max, M.I.Kom.

Kepada POS-KUPANG.COM pada Kamis (6/12/2018), Lucy mengungkapkan, secara mental masyarakat cenderung belum siap untuk menggunakan media komuikasi meskipun secara ekonomis masyarakat mudah untuk mengakses atau memiliki alat komunikasi yang tergolong canggih.

Lucu Banget Saat Thalia Onsu Linuran ke Dubai Lalu Tuai Pujian

Ternyata Pernah Dapat Ancaman Pembunuhan sampai Dinyinyiri, Inilah Curhat Presenter Kocak Rina Nose

Lucy menjelaskan bahwa persoalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab masyarakat semata tetapi menjadi tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat, pemerintah, LSM, swasta dan kepolisian untuk menekan tingkat penyebaran informasi atau berita yang mengandung konten hoax, ujaran kebencian maupun terror.

“Kegiatan yang bisa membuat orang dewasa bermedia sosial, bisa dibuat oleh semua pihak termasuk pihak swasta melalui CSR,” ujarnya.

Cyber Patrol yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam hal ini Polda NTT merupakan hal positif yang dapat menekan tingkat penyebaran hoax. Namun, upaya ini tidak maksimal jika tidak didukung oleh tindakan preventif dalam bentuk literasi meda social.

“Dan untuk dapat menciptakan kedewasaan bermedia sosial, maka diperlukan adanya program media literasi untuk masyarakt agar tahu konsekuensi dan tanggungbjawab menggunakan media social secara bijak,” tuturnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ryan Nong)

Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved