Berita Ekonomi Bisnis

Rp 42 Triliun Masuk NTT Bila Dikelola Dengan Baik Akan Jadi Provinsi Yang Dibanggakan

Anggota Dewan Komisioner OJK bilang anggaran Rp 42 triliun setiap tahun, jika dikelola dengan baik maka NTT akan menjadi provinsi yang dibanggakan

Rp 42 Triliun Masuk NTT Bila Dikelola Dengan Baik Akan Jadi Provinsi Yang Dibanggakan
Pos Kupang.com/Adiana AHmad
Robert H.P Sianipar ketika dilantik menjadi Pemimpin OJK Provinsi NTT oleh Anggota Dewan Komisaris OJK RI, Heru Kristiana di Hotel Aston Kupang, Rabu (5/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG-Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Heru Kristiana mengatakan, anggaran Rp 42 triliun setiap tahun, jika dikelola dengan baik maka NTT akan menjadi provinsi yang dibanggakan.

"Di sini ada tempat wisata yang tidak ada di tempat lain. Ada komodo, sayang terlalu murah untuk masuk ke sana. Ada sasando dan bisa bermanfaat di tangan orang-orang yang mempunyai gagasan dan ide-ide brilian. Harus bergandengan tangan dengan BI dan Pemda," kata Heru saat Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Sianipar menjadi Kepala OJK Provinsi NTT di Hotel Aston Kupang, Rabu (5/12/2018).

Heru berharap kepala OJK Provinsi NTT, Robert HP Sianipar bisa mengimbangi Gubernur NTT yang  kaya akan gagasan dan ide ide brilian untuk mewujudkan mimpi-mimpinya.

"Saya berharap Pak Robert bisa mengimbangi Gubernur NTT untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang beliau sampaikan. Saya yakin mimpi itu pasti terwujud karena NTT tidak miskin. Harus ada gagasan, ide brilian, harus out of the box (keluar dari kebiasaan)," kata Heru.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi NTT, Robert HP Sianipar diharapkan bisa mengimbangi gaya kepemimpinan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang kaya dengan gagasan dan ide-ide brilian.

 Sianipar mengganti Winter Marbun yang akan bertugas sebagai analisis eksekutif pada Deputi Komisioner Pengawas Perbankan IV OJK RI. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved