VIDEO : Suasana Pelayanan Pajak Kendaraan Bermotor di Kantor PPKAD Nagekeo

Kepala UPT PPKAD Kabupaten Nagekeo, Fransiskus Futi, SH mengungkapkan, jumlah kendaraan yang belum membayar pajak sebanyak 885 unit.

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Nagekeo, Fransiskus Futi, SH mengungkapkan, jumlah kendaraan bermotor di Nagekeo sebanyak 13.828 unit. Dari jumlah tersebut, yang belum membayar pajak 885 objek pajak kendaraan bermotor.

"Yang belum membayar pajak 885 unit, terdiri dari kendaraan roda dua hingga roda dua belas. Kendaraan yang belum membayar pajak itu sebelum tahun 2018 hingga 3 Desember 2018.," ungkap Fransiskus saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (4/12/2018).

Dia menyebut ada banyak kendala yang dihadapi pemilik kendaraan bermotor sehingga tidak membayar pajak. Beberapa di antaranya, yakni faktor ekonomi dan kurangnya pemahaman terhadap pentingnya membayar pajak kendaraan bermotor.
Alasan lainnya, kesadaran rendah akibatnya biaya semakin meningkat setiap tahun karena menunggak terus.

"Sikap masa bodoh acuh tak acuh untuk membayar pajak. Dalam pemikiran mereka bahwa tidak penting membayar pajak. Padahal ada aturanya. Faktor lain karena ada orang dalam. Mereka berpikir bahwa kalau saat kena razia ada orang dalam ada Polantas yang mereka kenal dan sebagainya," ungkap Fransiskus.

Mengenai realisasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Fransiskus mengatakan hingga 30 November 2018 sudah mencapai Rp 6.571.252.884 dari target Rp 6.773 198.898.

Ia optimis mencapai target pada akhir tahun 2018. "Saat ini sudah mencapai 97,02 persen. Yang belum itu sekitar Rp 201 juta, itu dari 885 kendaraan yang belum bayar pajak," ujarnya.

Simak video di atas! (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Alfons Nedabang
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved