Berita Kabupaten Lembata Terkini

Dana Harnus 2016 Ditilep Rp 600 Juta Lebih, Diduga Melibatkan Oknum Pejabat di Lembata

Pelaksanaan Hari Nusantara (Harnus) ke-16 di Lewoleba Kabupaten Lembata tahun 2016 lalu, ternyata menyimpan masalah.

Dana Harnus 2016 Ditilep Rp 600 Juta Lebih, Diduga Melibatkan Oknum Pejabat di Lembata
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Lokasi Harnus XVI di Kawasan Pelabuhan Lewoleba, Kabupaten Lembata. Gambar diabadikan, Selasa (4/12/2018) petang. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Pelaksanaan Hari Nusantara (Harnus) ke-16 di Lewoleba Kabupaten Lembata tahun 2016 lalu, ternyata menyimpan masalah. Dana Rp 600 juta lebih diduga ditilep oknum tertentu. Saat ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Lembata sedang mengusut kasus tersebut.

Informasi yang dihimpun POS-KUPANG.COM di Lewoleba, menyebutkan, sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Sedangkan pejabat lainnya sepertinya sedang menunggu giliran untuk dimintai keterangan.

Adapun pejabat yang sudah dipanggil ke Kantor Kejaksaan untuk dimintai keterangan, yakni Penjabat Sekda Lembata, Anthanasius Aur Amuntoda, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Lembata, Longginus Lega, dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lembata, Markus Labi Waleng.

Ditetapkan 42 CPNS di Kabupaten Kupang yang Lolos SKD

Sementara pihak lain yang juga telah dipanggil untuk hal yang sama, yakni Hani Chandra, Owner Restoran Berkat Lomblen dan Katarina. Selain itu, beberapa aparatur sipil negara (ASN) lainnya di lingkungan Pemkab Lembata.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lembata, Aluwi, S.H, ketika hendak dikonfirmasi POS- KUPANG.COM terkait kasus ini, tidak berada di tempat. Saat dihubungi via telepon selulernya (ponsel) pun di luar jangkauan.

Bank Indonesia Perpanjang Kas Titipan di Atambua

Namun melalui Kasi Pidsus Kejari Lembata, Erwin Rangkuti, ia membenarkan hal tersebut. Saat dihubungi, Erwin sedang berada di Kupang untuk sidang kasus dugaan korupsi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Kupang. Kasus yang disidangkan itu adalah dugaan penyalahgunaan dana desa di Desa Atualupang, Kabupaten Lembata.

Erwin mengatakan, saat ini Kejaksaan Negeri Lembata sedang menangani kasus dugaan penyelewengan uang negara saat penyelenggaraan Hari Nusantara (Harnus) ke-16 di Lewoleba, pada 13 Desember 2016 lalu. Dalam kasus itu diduga telah terjadi penyelewengan keuangan negara sekitar Rp 600 juta lebih.

Besarnya uang yang diduga disalahgunakan tersebut, lanjut dia, terkuak dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI).

Uang itu diduga tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh oknum pejabat yang mengelola keuangan negara untuk penyelenggaraan kegiatan akbar tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved