Berita Kabupaten TTS Terkini

Warganet Kecam Tulisan Terbalik di Gapura Selamat Jalan

Warga net mengecam pengerjaan gapura selamat jalan di batas Kota Soe tepatnya di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat.

Warganet Kecam Tulisan Terbalik di Gapura Selamat Jalan
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Gapura selamat jalan di batas kota Soe yang menjadi viral di group Pilkada TTS lantaran tulisannya yang terbalik. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Warga net mengecam pengerjaan gapura selamat jalan di batas Kota Soe tepatnya di Desa Tubuhue, Kecamatan Amanuban Barat. Pasalnya, tulisan pada gapura yang menggunakan bahasa daerah ditulis terbalik.

Hal ini membuat warga net ramai-ramai mengkritik pengerjaan gapura tersebut. Pada group Pilkda TTS, postingan yang memuat foto gapura selamat jalan tersebut menuai ratusa kritikan.

Akun facebook Onisimus Kase mengkritik pembangunan gapura tersebut dengan menuli di kolom komentar "kalau dilihat dari motifnya bagus, tetapi kalau dari huruf dan kata-kata nya tidak ada seni dan tidak ada arti. Apa lagi fondasinya yang tidak di semen hanya memperburuk wajah Gapura masuk Kota Soe" tulisnya di kolom komentar pada postingan di group Pilkada TTS.

Diskusi Integrasi Rencana Pengurangan Risiko Bencana ke Dalam RPJMD Provinsi NTT

Akun facebook lainnya, Charles Nuban meminta agar gapura tersebut dibngkar saja karena dinilai hanya mencoreng wajah TTS. Hal ini diungkapkannya dengan menulis " ini sudah apa lae, bongkar. Hancur sudah ini kaupaten punya muka. Ini gapura pintu masuk. Tenggelamkan saja semua yang terlibat" tulisnya.

UPTD Puskesmas Kaburea Lakukan Monev Posyandu dan Desa Siaga

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum, Rudolf Malo, yang dikonfirmasi terkait kritik pedas warganet terhadap pengeraan gapuran selamat jalan yang di tulis terbalik dan sebagian item pekerjaan yang dinilai asal kerja, menerima kritikan warganet tersebut.

Ia menyebut, kesalahan penulisan pada gapura selamat jalan sebagai kesalahan teknis.
Ia menelaskan, pekeraan yang dikerjakan CV Agresi dengan pagu anggaran 75 juta tersebut berlum dilakukan serah terima sehingga masih menjadi tanggung jawab pihak rekanan.

Ia mengaku, sudah meminta rekanan untuk segera memperbaiki tulisan pada gapura selamat jalan dan memperbaiki beberapa item bekerjaan yang belum tuntas.

"Kita terima kritikan warganet. Itu bagian dari kontrol dan pengawasan masyarakat. Kita sudah minta rekanan untuk secepatnya perbaiki tulisan tersebut," jelasnya.

Pantauan POS-KUPANG.COM, Senin (3/12/2018) di lokasi gapura, nampak tulisan selamat jalan dan tulisan usi nenonokan kit telah dicungkil untuk diperbaiki. Puing-puing tulis yang dicungkil nampak berhamburan di sekitar tugu tersebut.

Nampak pekerjaan gapura tersebut tidak rapi, terlihat dari permukaan bangunan yang tidak rata dan garis motif pada tugu yang dibuat tidak lurus. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved