Berita Flores Timur Terkini

Nelayan Duwanur Adonara Barat Minta Pemerintah Bangun Pelabuhan Pendaratan Ikan

Hasil tangkapan ikan para nelayan Waikewak Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat Flores Timur tahun-tahun terakhir meningkat.

Nelayan Duwanur Adonara Barat Minta Pemerintah Bangun Pelabuhan Pendaratan Ikan
POS-KUPANG.COM/FOTO KIRIMAN THOMAS ARA KIAN
Para nelayan Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat membongkar ikan di tengah laut Senin (3/12/2018) karena belum ada pelabuhan di perairan itu. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Hasil tangkapan ikan para nelayan Waikewak Desa Duwanur Kecamatan Adonara Barat Flores Timur tahun-tahun terakhir meningkat.

Setiap pagi para nelayan dengan bodi kapal dan rompon yang dimiliki menjual berbagai jenis hasil laut kepada masyarakat. Baik konsumen langsung maupun pengecer.

Tapi sayangnya pembongkaran ikan di pantai itu masih dilakukan di tengah lautan. Kapal belum bisa berlabuh di tepi pantai karena ketiadaan pelabuhan.

Kepala BI Resmikan Galeri Tenun di Atambua

Para pengecer yang rata-rata ibu rumah tangga kesulitan harus menjemput ikan di tengah lautan untuk kemudian dijual kembali di Pasar Waiwadan, pasar terbesar di Adonara Barat itu.

"Para ngecer yang membeli ikan dari para nelayan kesulitan harus mencebur diri ke laut bahkan mereka berebutan ikan di laut," cerita Thomas Ara Kian Boli kepada POS-KUPANG.COM Senin (3/12/2018).

Tidak Sesuai Standar, Tiga Pasar Tradisional di Kota Kupang Harus Dibangun Kembali

Ara Kian mengatakan sempat mengorek isi hati pengecer ikan Mama Yati dan pemuda atas nama Vajril di Pasar Waiwadan.

"Agar pembongkaran ikan lebih lancar dan nyaman bagi nelayan juga para pengecer, di sini sangat perlu dibangun sebuah pelabuhan pendaratan ikan," kata Ara Kian.

Pengelolah Lopo Seburi Institute Kecamatan Adonara Barat dan Adonara Teng Flotim itu mengatakan keberadaan pelabuhan pendaratan akan akan mempermudah dan memperlancar pemasaran ikan di wilayah itu.

"Itu menjadi kendala baik untuk para nelayan maupun para pengecer," kata Ara Kian. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved