Berita Kota Kupang Terkini

Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia Kumpulkan 350 Kg Sampah di Pantai Warna

Sebanyak 350 kilogram sampah organik dan non-organik di Pantai Warna, Oesapa, berhasil dikumpulkan Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia

Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia Kumpulkan 350 Kg Sampah di Pantai Warna
ISTIMEWA
Sampah-sampah yang dikumpulkan Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia di Pantai Warna, Oesapa, Rabu (28/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sebanyak 350 kilogram sampah organik dan non-organik di Pantai Warna, Oesapa, berhasil dikumpulkan Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia, Rabu (28/11/2018).

Pada hari itu, Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia menggelar bersih sampah di pantai Oesapa.

Menurut Sustainability Facilitator (Enumerator), Agnesia Dau (26), sampah-sampah yang dikumpulkan itu tidak langsung dibuang tapi ditimbang terlebih dahulu.

Untuk Melindungi Israel, Amerika Serikat Biarkan Tentaranya Tetap Berada di Timur Tengah

"Setelah itu kita buang di bak sampah yang terdapat di pantai Oesapa," katanya kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (28/11).

Bersih sampah yang dilakukan sejak pukul 15.00 Wita ini, katanya, untuk memperingati hari kelautan dan perikanan sedunia.

Setelah Bangun Embung, Petani Oematnunu tak Lagi Gagal Panen

Wanita 26 tahun itu menambahkan, aksi itu sebagai bentuk penyadaran kepada masyarakat, bahwa di laut juga terdapat makhluk-makhluk hidup.

"Karena sampah kan dibuang tiap hari, tapi dibuang kan sembarangan. Ujung-ujungnya berakhir di laut. Sementara di laut kan banyak makhluk laut. Jangan sampai kita yang menjadi penyebab kematian makhluk itu," terangnya.

Di samping membersihkan sampah, Agnesia berharap agar pemerintah ataupun masyarakat bisa menyiapkan tempat-tempat sampah.

Seorang peserta kegiatan, Simeon Yoseph, mengapresiasi kegiatan ini.

Simeon ikut dengan kegiatan ini, karena menurutnya sangat bermanfaat.

"Kita memberikan kesadaran kepada masyarakat dengan aksi," katanya, Rabu (28/11).

Dia sungguh berharap masyarakat terus memperlihatkan kebersihan, apalagi Pantai Warna sekarang telah jadi daerah pariwisata.

"Masyarakat harus menjaga itu. Dan kurangi sampah-sampah terkhusus sampah nonorganik," harapnya. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved