Berita Kabupaten Lembata Terkini

Sebelum Natal, Jembatan Waima Sudah Bisa Digunakan

Paskalis Tapobali, mengatakan, kerusakan Jembata Waima bisa diatasi dalam waktu yang singkat.

Sebelum Natal, Jembatan Waima Sudah Bisa Digunakan
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Salah satu sisi jembatan Waima yang sedang diperbaiki, Jumat (29/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan, PUPR Kabupaten Lembata, Paskalis Tapobali, mengatakan, kerusakan Jembata Waima bisa diatasi dalam waktu yang singkat. Bahkan diupayakan agar sebelum Hari Raya Natal dan Tahun Baru, jembatan itu sudah bisa digunakan lagi.

"Akan diupayakan supaya kerusakan jembatan ini dapat diatasi pada awal Desember nanti sehingga sebelum Natal sudah bisa digunakan lagi," ujar Paskalis ketika ditemui POS- KUPANG.COM di jembatan Waima di dekat Loang, Kecamatan Nagawutun, Kamis (29/11/2018).

Dikatakannya, sejak jembatan itu rusak diterjang banjir pada Sabtu (24/11/2018), dirinya bersama kontraktor pelaksana langsung turun ke lapangan. Kontraktor malah mengerahkan semua alat berat untuk siaga di tempat tersebut dan langsung memperbaiki kerusakan itu.

Ini Keuntungan Smater Maumere Jadi Sekolah Mitra Masa Depan

Saat pekerjaan sedang berlangsung, pada Senin (26/11/2018), banjir besar menerjang lagi. Saat itulah oprit rusak total. Sebagian material bangunan amblas disapu banjir, sehingga untuk memperbaikinya harus didesain ulang konstruksi oprit sisi timur jembatan itu.

Ini Keuntungan Sistem Pembayaran Online Menurut Kepala BPPKAD Provinsi NTT, Hali Lanan Elias

Di kali Waima itu, katanya, susah sekali mendapatkan batu. Olehnya, untuk material dasar jembatan itu, kontraktor terpaksa membawa batu dari Lewoleba.

"Batu-batu besar yang digunakan untuk membangun jembatan darurat di kali Waima itu, dibawa dari Lewoleba," ujarnya.

Meski saat ini jembatan yang dibuat darurat itu rusak, lanjut Paskalis, tapi transportasi dari dan ke Loang, Kecamatan Nagawutun, masih lancar. Pasalnya ada jalan alternatif yang dibuka untuk kelancaran arus transportasi.

Paskalis optimis, kerusakan jembatan itu bisa diatasi sehingga sebelum Hari Raya Natal, jembatan darurat yang dibangun dengan dana Rp 1,6 miliar itu bisa dilalui kendaraan. Namun pihaknya khawatir bila hujan lebat mengguyur lagi wilayah pegunungan hal mana berimbas pada luapan banjir di kali tersebut. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved