Begini Peringatan Wagub Josef Nae Soi Saat Tanam Bakau yang Diselenggarakan PLN Wilayah NTT

Sebelum acara penanaman dilaksanakan, rombongan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore

Begini Peringatan Wagub Josef Nae Soi Saat Tanam Bakau yang Diselenggarakan PLN Wilayah NTT
POS KUPANG/RICKO WAWO
Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore menanam anakan pohon mangrove di Lokasi Wisata Hutan Mangrove, Oesapa Barat, Kota Kupang, Rabu (28/11/2018). 

POS-KUPANG.COM - Suasana tidak biasa tampak di Lokasi Wisata Hutan Mangrove (Bakau), Oesapa Barat, Kota Kupang. Di kiri-kanan jalan masuk ke lokasi wisata bakau tersebut sudah terpancang umbul-umbul dan bendera berwarna putih. Ratusan orang rata-rata berpakaian warna putih bercengkerama riang di teduhnya pepohonan.

Hari itu, Rabu (28/11/2018) bertempat di kawasan wisata yang populer di Kota Kupang itu berlangsung penanaman ribuan anakan pohon bakau. Acara ini diselenggarakan Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah NTT.

Sebelum acara penanaman dilaksanakan, rombongan Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi, Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore, Direktur Human Capital Management PT PLN (Persero), Muhammad Ali, General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Christyono dan rombongan Forkopimda Provinsi NTT disambut tarian khas asal Rote, Te'o Renda.

3 Zodiak Cewek ini Dikenal Pemarah, Cek Yuk Bagaimana Cara Menyikapinya!

Jadi Drama Korea Pertama yang Tayang di Youtube, Ini 4 Fakta Drakor Top Management

Semua Yang Keren dan Baik Ada Pada RM BTS, Lalu Kekurangannya Apa Sih?

Tarian ini dibawakan Joshua Daud, Rizky Setiawan, Rian Line, Alfin Sine, Rian Purut, Sinya Soares, Samanta Kaborang, Sonya Malelak dari Sanggar Taman Budaya Gerson Poyk.

Penanaman anakan pohon bakau ini merupakan bagian dari Penanaman Serentak 22.000 pohon dalam rangka Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI). HMPI ditetapkan dalam Keppres RI No. 24 Tahun 2008.

Walikota Kupang Jefri Riwu Kore (kanan) menanam anakan pohon bakau di Lokasi Wisata Hutan Mangrove, Oesapa Barat, Kota Kupang, Rabu (28/11/2018).
Walikota Kupang Jefri Riwu Kore (kanan) menanam anakan pohon bakau di Lokasi Wisata Hutan Mangrove, Oesapa Barat, Kota Kupang, Rabu (28/11/2018). (POS KUPANG/RICKO WAWO)

Ini merupakan langkah membangkitkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menanam pohon. HMPI juga dilakukan sebagai wujud kepedulian dalam memulihkan kerusakan hutan dan lahan di bumi Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua panitia Galih Prasetyo merincikan, sebanyak 6.500 anakan pohon ditanam pada lahan seluas 14.000 m2. Khusus di lokasi wisata Hutan Mangrove Oesapa, ditanam 2.000 anakan pohon bakau dengan luas lahan 2.000 m2.

Tak hanya di Kota Kupang, PLN Persero juga menanam 4.000 anakan pohon kelor di lahan seluas 7.000 m2 di Desa Otan, Pulau Semau, Kabupaten Kupang. Di desa yang sama pun ditanami 500 anakan trembesi di atas lahan seluas 2.000 m..

"Kondisi saat ini sebanyak 3000 anakan kelor sudah ditanam di desa Otan dan sisanya masih terus belanjut hingga 1.000 anakan kelor dengan target sampai 30 November 2018," bebernya.

PLN tak sebatas menanam. Bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Pejabat Pengendali K3L (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) PLN, mereka juga melakukan perawatan dan pemeliharaan. "Semuanya lengkap dengan foto," bebernya.

Halaman
123
Penulis: Ricardus Wawo
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved