Berita Kabupaten Ende

Para Pengurus PNPM Kota Baru Saling Membagi Uang

Penyimpangan keuangan PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru dikarenakan para pengurus PNPM Mandiri sebanyak 5 orang saling membagi uang PNPM Mandiri

Para Pengurus PNPM Kota Baru Saling Membagi Uang
PK/ROM
Abdon Toh SH 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Penyimpangan keuangan PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru dikarenakan para pengurus PNPM Mandiri sebanyak 5 orang saling membagi uang PNPM Mandiri diantara mereka dengan alasan peminjaman yang besarnya berfarisi.

Kepala Kejaksaan Negeri Ende, Sudraso SH mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com, Rabu (28/11/2018) melalui Kasi Intel Kejari Ende, Abdon Toh SH.

Adapun para pengurus yang keciprat uang PNPM Mandiri masing-masing atas nama LTR selaku Ketua UPK mendapatkan uang sebesar Rp 60 Juta. AS selaku sekretaris mendapatkan uang sebesar Rp 20 Juta.

MEP selaku bendahara UPK mendapatkan uang sebesar Rp 30.750.000,00. YO selaku BKAD mendapatkan uang sebesar Rp 40 Juta serta HR mendapatkan uang sebesar Rp 15 Juta.

Uang-uang yang dipinjam tersebut belum termasuk honor yang diambil secara ilegal oleh para pengurus PNPM Mandiri, Kecamatan Kota Baru padahal secara nasional program tersebut sudah dihentikan,ujar Abdon.

Abdon mengatakan bahwa kasus PNPM Mandiri, Kecamatan Kota Baru bukan suatu perkara kecil apalagi menyangkut keuangan negara yang semestinya diperuntukan bagi masyarakat banyak.

“Jika ada yang mengatakan bahwa perkara PNPM Mandiri di Kecamatan Kota Baru adalah perkara kecil itu keliru. Dikatakan kecil apabila hanya untuk perorangan misalnya ada yang menerima Rp 15 hingga Rp 20 Juta.

Itupun saya rasa bukan angka yang kecil dan secara akumulasi dari 5 pengurus yang menerima uang PNPM Mandiri tercatat ada Rp 300 Juta jadi bukan angka yang kecil,”kata Abdon.  (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved