Berita Manggarai Barat

Tak Ada Penyertaan Modal Pemerintah! PDAM Tetap Jalankan Fungsi Pelayanan

Untuk diketahui, tahun 2015 juga ada penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar dari pemerintah kabupaten Mabar ke perusahan daerah tersebut.

Tak Ada Penyertaan Modal Pemerintah! PDAM Tetap Jalankan Fungsi Pelayanan
istimewa
PDAM membantu air bersih menggunakan mobil tanki kepada warga Mbarata Labuan Bajo, beberapa waktu lalu. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo masih bisa menjalani fungsi pelayanan walaupun tidak ada penyertaan modal yang baru dari pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pasalnya jumlah penyertaan modal tahun anggaran 2017 lalu sebesar Rp 4 miliar masih bisa digunakan.

Untuk diketahui, tahun 2015 juga ada penyertaan modal sebesar Rp 1 miliar dari pemerintah kabupaten Mabar ke perusahan daerah tersebut.

Baca: Mau Tahu Mengapa Gubernur NTT Batalkan Tour de Timor ? Ini Alasannya

"Penyertaan modal itu bukan berarti dalam satu tahun anggaran langsung dihabiskan. Kami masih bisa berjalan walaupun masih belum ada lagi penyertaan modal yang baru dari pemerintah," kata Direktur PDAM Wae Mbeliling Labuan Bajo, Aurelius Hubertus Endo, kepada POS--KUPANG.COM, Senin (26/11/2018).

Menurutnya dengan adanya kebijakan dari pemerintah untuk menaikan tarif air PDAM kepada para pelanggan, merupakan dukungan yang besar untuk terus menjalani fungsi pelayanan.

Sedangkan berbagai sorotan termasuk yang meminta Direktur PDAM diganti, Aurelius menyampaikan bahwa hal itu terjadi karena adanya cara pandang yang berbeda terkait kinerja PDAM.

Sebelumnya diberitakan, penyertaan modal pemerintah daerah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) kepada PDAM menjadi sorotan dalam pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD, terhadap nota keuangan RAPBD tahun anggaran 2019.
Sorotan itu juga telah ditanggapi oleh pemerintah, Jumat (23/11/2018).

"Pemerintah daerah tidak menganggarkan penyertaan modal ke PDAM tahun anggaran 2018 dan 2019," kata Wakil Bupati Mabar Maria Geong, saat membacakan jawaban pemerintah atas pemandangan umum fraksi-fraksi.

Beberapa fraksi sebelumnya meminta pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) untuk menghentikan penyertaan modal ke Bank NTT dan PDAM sambil melakukan evaluasi.

Hal itu disampaikan saat pemandangan umum fraksi terhadap pengantar nota keuangan atas rancangan APBD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) tahun anggaran 2019 mendatang.

Rapat pemandangan umum berlangsung Rabu (21/11/2018) malam di ruang sidang utama lantai dua Kantor DPRD Mabar.

"Fraksi Golkar menyatakan dengan tegas agar penyertaan modal untuk sementara dihentikan, sambil mengevaluasi format perjanjian kerja sama antara pemerintah daerah dan Bank NTT Cabang Labuan Bajo. Hal yang sama juga bagi penyertaan modal ke PDAM Wae Mbeliling untuk sementara dievaluasi," kata Ketua Fraksi Golkar Paulina Jenia.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved