Berita Ekonomi Bisnis

Ini Yang Dilakukan Bank NTT Untuk Tumbuhkan Produksi Gula Semut

Bank NTT untuk meningkatkan produksi gula semut adalah dengan mengganti penggunaan gula pasir dengan gula semut di lingkungan kerja B

Ini Yang Dilakukan Bank NTT Untuk Tumbuhkan Produksi Gula Semut
POS-KUPANG.COM/ADIANA AHMAD
GULA SEMUT - Kepala Divisi Perencanaan dan Sekretaris Coorporate Bank NTT, Sonny Pellokila menunjukkan gula semut sebagai pengganti gula putih yang saat ini digunakan di lingkungan kerja Bank NTT, Kamis (22/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Salah satu upaya Bank NTT untuk meningkatkan produksi gula semut adalah dengan mengganti penggunaan gula pasir dengan gula semut di lingkungan kerja Bank NTT.

Untuk memenuhi kebutuhan itu, saat ini Bank NTT sedang menjajaki kerja sama dengan para pengrajin gula semut.

"Kerja sama Bank NTT dan pengrajin gula semut ini merupakan bentuk dukungan Bank NTT terhadap kerajinan gula semut yang ada di NTT. Saat ini para pengrajin gula semut ada di Rote, Sabu dan Aimere, Kabupaten Ngada," kata Direktur Pemasaran Dana yang juga Plt. Direktur Umum Bank NTT, Hary Alexander Riwu Kaho, Kamis (22/11/2018).

Baca: Pastor dan Pendeta di NTT Sudah Lama Jadi Guru, Pemerintah Tidak Peduli Nasib Guru

Baca: Syahrini dan Luna Maya Unggah Foto Bareng Reino Barack, Keterangan Fotonya Menggelitik

Alex saat itu didampingi Kepala Divisi Perncanaan dan Sekretaris Coorporate Bank NTT, Sonny GS Pellokila dan Kepala Divisi Kualitas Layanan, Izak Eduard Rihi, S.Kom .

Ia mengatakan, kerja sama Bank NTT dengan para pengrajin gula semut sebenarnya sudah jalan. Hanya kontrak kerja sama yang belum ditandatangani.

"Kontrak kerja sama sedang kami persiapkan. Tapi kerja sama sudah jalan.Untuk tahap awal kerja sama memenuhi kebutuhan seluruh kantor Bank NTT. Ke depan baru kami lihat lagi," katanya.

Baca: Info Sehat Bagi Perokok. 7 Makanan Ini Bakal Bikin Hapus Nikotin dalam Tubuh. Jangan Telat!

Saat ini, kata Alex, produksi gula semut memang masih terbatas. Namun dengan kerja sama tersebut, ia berharap akan mendorong peningkatan produksi gula semut.

Ia menambahkan, Bank NTT telah menyiapkan skim kredit untuk generasi muda yang mau berusaha melalui program Sahabat Peduli Bank NTT.

Selain itu juga, bersedia menjadi 'bapak angkat' untuk orang muda yang mau berusaha, baik secara perorangan maupun kelompok.

Baca: Mau Agar CV Milikmu Diperhatikan Perekrut Kerja, Lakukan Hal Ini, Nomor 5 sangat unik

Alex dalam konferensi pers di Lantai II Gedung Bank NTT, Kamis (22/11/2018) sore mengatakan, melalui program ini Bank NTT mengajak generasi muda NTT yang dimulai dari Kota Kupang untuk mulai melihat potensi di sekitar yang dapat dijadikan peluang usaha.

Program ini, kata Alex, akan memanfaatkan bisnis berbasis digital yang nantinya akan bersentuhan dengan digital payment dan digital shopping.

"Karena itu, kami menghadirkan beberapa narasumber yang secara nasional telah memiliki jaringan pasar yang luas. Kami hadirkan salah satu narasumber yakni Haidir Makarim, salah satu toko star up online shop di Indonesia. Kelebihan dia di bidang IT dan jaringan pasar yang luas. Dia memiliki jaringan juga untuk pemanfaatan semua potensi yang ada di sekitar kita," ujarnya.

Haidir Makarim, kata Alex, akan mengedukasi anak muda di NTT yang dimulai dari Kota Kupang.

"Tahap awal dengan hadirnya Pak Haidir Makarim akan memberikan banyak pengetahuan dan informasi tentang pemanfaatan potensi lokal yang ada serta peluang-peluang pasar dari produk yang dihasilkan oleh para pelaku usaha muda di NTT," katanya. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Hermina Pello
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved