Berita Kabupaten Manggarai

  Wanita Manggarai Ini Mengaku Pendarahan! Orangtua Kaget Temukan Bayi Perempuan di Kamar Anaknya

Sehabis melahirkan bayi perempuan wanita ini mengaku kepada orangtuanya sehingga orangtuanya membawa ke RSUD Ruteng, Kamis (22/11/2018) malam karena

  Wanita Manggarai Ini Mengaku Pendarahan! Orangtua Kaget Temukan Bayi Perempuan di Kamar Anaknya
POS KUPANG.COM/ARIS NINU
Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-FS, wanita berusia 20 asal Dusun Goloworok, Desa Wae Rii, Kecamatan Wae Rii, Kabupaten Manggarai melahirkan bayi perempuan di dalam kamar rumahnya, Kamis (222/11/2018) malam.

Sehabis melahirkan bayi perempuan wanita ini mengaku kepada orangtuanya sehingga orangtuanya membawa ke RSUD Ruteng, Kamis (22/11/2018) malam karena ia mengaku mengalami pendarahan.

Baca: ‎Walikota Kupang Dukung Gubernur NTT Perangi Sampah di Kota Kupang

Pada keesokkan, Jumat (23/11/2018) pagi, orangtuanya pun ke rumah guna membersihkan kamar sang anak karena ada bercak darah yang banyak.

Betapa kagetnya, orangtua sang wanita karena menemukan ada kain songke di bawah tempat tidur bayi perempuan yang sudah meninggal dunia, Jumat (23/11/2018) pagi. Bayi itu masih ada ari-ari dan tali pusar sudah terputus.

Orangtua sang wanita itu pun langsung melaporkan apa yang terjadi kepada aparat desa lalu diteruskan kepada aparat Pospol Wae Rii.

Kini, wanita yang melahirkan bayi perempuan tersebut sudah dibawa orangtuanya ke RSUD Ruteng guna men jalani perawatan karena mengalami pendarahan.

Demikian kasus dugaan pembunuhan bayi yang terjadi di Kecamatan Wae Rii yang digambarkan Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Jumat (23/11/2018) sore.

“Kejadian seorang wanita melahirkan lalu bayinya meninggal dunia ini baru dilapolrkan ke Pospol Wae Rii, Jumat (23/11/2018) siang. Setelah menerima laporan polisi lalu ke TKP guna melakukan olah TKP atas kasus dugaan pembunuhan bayi,” ujar Daniel.

Ia mengungkapkan, FS, wanita yang diduga melahirkan bayi perempuan lalu meninggal dunia telah dibawa orangtuanya ke RSUD Ruteng guna menjalani perawatan karena kondisi lemah.

“Kejadiannya, Kamis (22/11/2018) malam. Yang mana FS mengatakan kepada orangtuanya kalau ia mengalami pendarahan. FS pun tidak memberitahukan kalau sudah melahirkan sehingga orangtua membawa FS ke RSUD Ruteng.

Setelah membawa FS ke rumah sakit, orangtuanya, Jumat (23/11/2018) pagi mau membersihhkan kamar anaknya.

Tanpa sengaja dan diluar dugaan orangtuanta menemukan sebuah kain songke dibawa tempat tidur FS.

Di kain itu ada seorang bayi perempuan masih lengkap dengan ari-ari dan kondisi tali pusar sudah terputus dan bayi tersebut sudah meninggal.

Setelah itu keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Desa Wae Rii lalu diteruskan ke Pospol Wae Rii,” kata Daniel.(*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved