Masuk BBC 100 Women, Nenney Shushaidah Penentu Pernikahan Poligami di Malaysia

Nenney Shushaidah masuk dalam daftar BBC 100 Women atas kiprahnya dalam melindungi perempuan di negara mayoritas Muslim tersebut

Masuk BBC 100 Women, Nenney Shushaidah Penentu Pernikahan Poligami di Malaysia
JOSHUA PAUL FOR THE BBC
Jubah saya mengingatkan saya akan tanggung jawab besar yang diemban hakim syariah 

POS-KUPANG.COMNenney Shushaidah, perempuan pertama yang menjabat sebagai hakim pengadilan tinggi syariah di Malaysia, masuk dalam daftar BBC 100 Women atas kiprahnya dalam melindungi perempuan di negara mayoritas Muslim tersebut.

Dilansir dari BBC.com, Shushaidah mengeluarkan putusan untuk berbagai kasus, mulai dari kasus keuangan hingga pasangan belum menikah yang kedapatan berduaan di tempat sepi.

Namun, keahliannya terletak pada hak asuh anak dan pernikahan poligami yang memungkinkan seorang pria memperistri hingga empat perempuan.

Menurut Shushaidah, ada banyak faktor yang dia pertimbangkan sebelum menentukan apakah seorang laki-laki bisa berpoligami.

"Setiap kasus kompleks dan berbeda. Anda tidak bisa menggeneralisir hukum Islam dan mengatakan hukum tersebut berpihak pada pria dan memperlakukan perempuan dengan buruk...Saya ingin mengoreksi pandangan keliru tersebut," kata Shushaidah.

Pengadilan Syariah Distrik Petaling, Malaysia.
Pengadilan Syariah Distrik Petaling, Malaysia. (JOSHUA PAUL FOR THE BBC)

Agar dirinya bisa bersikap adil, Shushaidah mengharuskan semua pihak yang terkait dalam pengajuan pernikahan poligami hadir di ruang sidang secara fisik.

"Saya ingin mendengar dari semua orang, tidak hanya dari laki-laki. Saya sengaja berbicara kepada perempuan untuk mengetahui apakah mereka sepakat dengan rencana pernikahan ini. Penting mereka setuju karena jika saya melihat ada tanda-tanda sebaliknya, maka saya tidak akan memberi persetujuan," paparnya.

"Saya adalah perempuan dan saya bisa paham bahwa kebanyakan perempuan tidak akan suka dengan gagasan ini (pernikahan poligami). Namun, ini diperbolehkan oleh Islam dan pengadilan Malaysia telah menegakkan aturan ketat untuk mengatur hal ini."

"Seorang pria harus punya alasan sangat kuat dalam menghendaki pernikahan lagi. Dia harus menunjukkan dia bisa mengurus kesejahteraan istri pertamanya dan perempuan berikutnya yang akan dinikahinya. Dia tidak diperbolehkan menelantarkan kebutuhan siapapun."

Nenney Shushaidah
Nenney Shushaidah (JOSHUA PAUL FOR THE BBC)

Shushaidah menambahkan, beberapa perempuan mendukung pernikahan poligami.

Halaman
123
Editor: Agustinus Sape
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved