Berita Religi

Ingin Membina Diri, Gabung Yuk Dengan Pemuda dan Pemudi GMIT Ora et Labora Oesapa

Mereka juga adalah generasi penerus dari gereja, jadi mereka perlu membentuk dan membina diri.

Ingin Membina Diri, Gabung Yuk Dengan Pemuda dan Pemudi GMIT Ora et Labora Oesapa
ist
Pemuda Ora et Labora 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Pemuda dan pemudi punya peran penting dalam membangun gereja. Mereka juga adalah generasi penerus dari gereja, jadi mereka perlu membentuk dan membina diri, baik dari segi intelektual, emosional dan spiritual.

Ketua Pemuda GMIT Ora et Labora RSS Oesapa, Mone Rihi, kepada Pos Kupang, Jumat (9/11/2018), megatakan kelompok pemuda GMIT Ora et Labora terus melakukan berbagai kegiatan kreatif dan mendidik agar bisa menghasilkan pemuda dan pemudi yang berguna bagi gereja dan masyarakat.

Mone mengisahkan, menyatukan kelompok pemuda bukan perkara mudah, apalagi di zaman digital ini, dimana setiap orang lebih suka berlama-lama menatap layar HP atau bermain game.

Baca: LOONA dan Fromis_9 Adu Kebolehan, Siapa yang Tampil Lebih Keren?

Diawal kepemimpinannya, pada tahun 2015, kata Mone, dirinya bersama tim pengurus kepemudaan, perlahan menyatukan para pemuda-pemudi dengan musik. "Kami kumpulkan dana beli dua gitar dan kajong, jadi kalau ada kumpul-kumpul kami ajak teman-teman muda-mudi bergabung, bernyanyi bersama, juga sharing," kata Mone.

Perlahan namun pasti, semakin banyak muda-mudi yang bergabung. Tidak hanya kumpul-kumpul saja, tetapi aktif mendukung berbagai kegiatan atau event yang diadakan oleh gereja maupun kelompok pemuda.

Sampai saat ini muda-mudi Ora et Labora rutin mengadakan ibadah bersama, pendalaman Alkitab dan latihan musik dan lagu rohani. Di sela kegiatan tersebut, mereka saling berbagi pengalaman untuk memberi motivasi.

Ketua Bidang Kerohanian, Frans Nenobasan, mengatakan, bagi dirinya, kelompok kepemudaan Ora et Labora memberikan dampak positif.

Baca: Ingin Tampilan Kalian Makin Gaul, Pakai Jaket Ini. Ini Loh Yang Terjadi

"Saya dulu tidak percaya diri kalau tampil di depan umum, tapi sejak ikut dalam kelompok pemuda, saya perlahan berani dan bisa lebih percaya diri," katanya.

Ia menjelaskan, hal yang sama juga dirasakan oleh teman-temannya. Pada intinya, kata dia, keberadaan kelompok pemuda ini, membuat mereka mengerti dan tahu banyak hal, baik dalam kaitannya dengan iman maupun pengembangan diri.

Ia mengatakan, mengurus pemuda itu bukan hal yang gampang. Butuh komitmen, kesabaran dan integritas.

"Kita tahu orang muda itu punya banyak pendapat atau ide, dan bagaimana kita bisa menyatukan itu, tentu tidak mudah," katanya.

Baca: Reino Barack Disebut Dekat dengan Syahrini, Ternyata Begini Latar Belakang Sang Mantan Luna Maya

Dia berharap muda-mudi Ora et Labora bisa tampil beda. "Saya ingin kami tampil beda di tengah banyak orang yang sibuk dengan dirinya sendiri, yang sibuk dengan minum mabuk dan lain sebagainya," kata Mone.

Cintya Meok, salah satu anggota kelompok kepemudaan Ora et Labora memberi kesaksian bahwa sejak kelompok ini aktif, banyak anak-anak muda yang tadinya sibuk mangkal di jalan atau melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat, kini menjadi semangat dan aktif dalam berbagai kegiatan positif.

Cintya sangat berharap, tokoh-tokoh jemaat dan gereja memberi dukungan lebih kepada para muda-mudi agar mereka bisa lebih bersemangat lagi membangun gereja dan membina diri menjadi manusia yang berguna bagi masyarakat dan gereja. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved