Berita Kota Kupang Terkini

Warga Kelurahan Liliba dan Naimata Swadaya Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Hujan

Warga Kelurahan Liliba dan Kelurahan Naimata, Kota Kupang, swadaya memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak akibat hujan

Warga Kelurahan Liliba dan Naimata Swadaya Perbaiki Jalan dan Jembatan Rusak Akibat Hujan
ISTIMEWA
Suasana sejumlah warga dari Kelurahan Liliba dan Kelurahan Naimata, Kota Kupang swadaya memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak akibat hujan deras yang mengguyur daerah tersebut dalam pekan ini, Senin (19/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Sejumlah warga dari dua kelurahan, yakni Kelurahan Liliba dan Kelurahan Naimata, Kota Kupang, swadaya memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak akibat hujan deras yang mengguyur, Senin (19/11/2018)

Demikian siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM pada Senin siang. Jembatan dan jelan tersebut terletak di Kelurahan Liliba RT 17 RW 06yang menghubungkan Kelurahan Naimata dan Kelurahan Liliba, kota Kupang

Guna mengantisipasi untuk tidak putus sejumlah warga secara bergotong royong kembali memperbaiki jembatan tersebut. Pondasi sebagian jembatan telah amblas tergerus air hujan hingga pondasi roboh ke sungai.

Baca: Oknum ASN PMD Sikka Diduga Gunakan Perusahaan Milik Istri Saat Pengadaan Barang dan Jasa Desa

jembatan dan jalan pengerasan yang dibangun hasil swadaya masyarakat sejak lima tahun silam tersebut merupakan satu-satunya akses ratusan penduduk di dua kelurahan untuk bisa terhubung ke Kota Kupang.

Baca: Bupati TTU Dukung Wacana Melegalkan Miras Lokal

Sedangkan jarak dari jembatan menuju Kantor Lurah Naimata hanya berjarak kurang lebih satu kilo meter yang hanya dibatasi oleh sebuah kali kecil. Kondisi inipun belum bisa terhubung akibat tidak adanya akses jembatan alternatif penghubung masyarakat dua kelurahan dengan kantor Lurah Naimata, Kota Kupang.

Tadius Mika, warga kelurahan Liliba, Kota Kupang mengatakan, jembatan dan jalan itu dibangun sejak lima tahun silam yang biayanya dari hasil swadaya masyarakat dimana masyarakat yang biasanya menggunakan akses jalan tersebut dibebankan Rp 150 ribu per kepala keluarga.

Lebih lanjut, sebelumnya wakil Walikota Kupang telah meninjau jalan tersebut dan menjanjikan untuk segera melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan, namun hingga kini belum juga terealisasi.

Warga berharap adanya perhatian dari pemerintah kota Kupang agar segera memperbaiki jalan ini/ sehingga memasuki musim penghujan saat ini warga yang bermukim di dua kelurahan ini tidak terisolasi. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved