Berita Nasional Terkini

Sulitnya Perempuan Berkarir di Bidang Politik, Grace Natalie Curahkan Isi Hatinya

Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mencurahkan isi hatinya soal sulitnya perempuan berkarir di bidang politik.

Sulitnya Perempuan Berkarir di Bidang Politik, Grace Natalie Curahkan Isi Hatinya
KOMPAS.com/Tim Partai Solidaritas Indonesia
Ketua Umum PSI, Grace Natalie 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie mencurahkan isi hatinya soal sulitnya perempuan berkarir di bidang politik.

Grace menjabarkan bahwa politisi perempuan seringkali diterpa isu-isu yang berhubungan dengan fisik dan sensualitas seorang perempuan.

Mantan presenter berita tersebut mencontohkan kasus yang menimpa dirinya. Grace mengaku dua kali menjadi korban hoaks yang mengatasnamakan dirinya. Salah satunya adalah foto syur bergambar dirinya yang diduga hasil editan. Foto tersebut beredar di media sosial.

Baca: Tahun 2019, Kabupaten Sikka Terancam Kekurangan ADD Rp 50 Miliar

"Saya paling tidak dalam setengah tahun terakhir ini sudah dua kali kena hoaks, dimana mengumbar tubuh dan juga seksualitas perempuan," terang dia saat mengunjungi Kantor Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan), Jakarta Pusat, Senin (19/11/2018).

Baca: Wakil Walikota Kupang Sebut Pamong Praja Tong Sampah

Contoh lain adalah hoaks yang menimpa seorang politisi PSI, Susy Rizky Wiyantini. Menurut Grace, Susy dihubungi seseorang yang mengatakan hal tidak senonoh padanya. Hal itu disebabkan, ada pihak yang menyebarkan nomor Susy di sebuah laman berkonten asusila.

"Sis Rizky ini bahkan sudah 14 bulan terakhir dikriminalisasi juga. Nomor teleponnya ditaruh di situs 'esek-esek' dan selama 14 bulan terakhir menerima pesan-pesan yang ingin mem-booking beliau sebagai perempuan yang asusila," terang dia.

Isu-isu tersebut kerap dianggap aib. Oleh sebab itu, Grace mengaku tak heran jika tingkat partisipasi perempuan dalam politik menjadi rendah.

"Bayangkan bagaimana kita bisa berharap partisipasi perempuan di politik bisa besar kalau hambatannya sedemikian rupa," kata dia.

"Kalau selalu dihadang isu-isu seperti ini tentu akan menjadi hambatan perempuan masuk politik karena takut nanti kena isu selingkuh, isu pelacur dan sebagainya," sambungnya.

Ketua Partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie, siap menghadapi proses hukum.

Sebelumnya, Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia melalui kuasa hukum, Eggi Sudjana, melaporkan Grace ke Bareskrim Polri atastuduhan dugaan penistaan agama. Tuduhan ini dilayangkan usai PSI menyatakan sikapnya untuk menolak keberadaan peraturan daerah berbasis agama tertentu.

Grace menegaskan tidak ada niat untuk mendiskreditkan kehadiran agama. Menurut Grace, penolakan ini sebagai wujud perjuangan PSI memerangi intoleransi di Indonesia. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved