Berita Kota Kupang Terkini

Rumah Pangan Kita Hadir di Kelurahan Bello, Yuli Akui Tidak Jalan Jauh Lagi

Warga Kelurahan Bello merasa sangat terbantu dengan program membuka kios di daerah pedesaan yang dilakukan Bulog Divre NTT

Rumah Pangan Kita Hadir di Kelurahan Bello, Yuli Akui Tidak Jalan Jauh Lagi
POS-KUPANG.COM/Yeni Rachmawati
Pemilik RPK Bona Karya Bello, Goris Takene tengah menata barang dagangannya di RPK tersebut, Sabtu (17/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Warga Kelurahan Bello merasa sangat terbantu dengan program membuka kios di daerah pedesaan yang dilakukan Bulog Divre NTT melalui kehadiran Rumah Pangan Kita (RPK) milik Ketua RW 003, Goris Takene.

Yuli Baitanu, Ibu Rumah Tangga yang bermukim di RT 006/ RW 003 Kelurahan Bello ini bisa mendapatkan beras dengan harga Rp 10.000 per kg, gula pasir Rp 12.000 per kg serta minyak goreng Rp 13.000 per 1 liter serta beberapa kebutuhan lainnya.

Baitanu kepada wartawan, Sabtu (17/11/2018) mengatakan karena sebelumnya untuk mendapatkan kebutuhan sembako ia harus berjalan jauh mencari dengan harga yang sedikit lebih mahal.

Baca: Posyandu Sayang Ibu Desa Pautola Juara 1 Lomba Asah Terampil Tingkat Kabupaten

Hal serupa juga diungkapkan Martinus Ratu, warga RT 010/RW 004 yang mengaku kehadiran RPK mempermudah akses kebutuhan.

RPK Bona Karya Bello ini berlokasi di Jl Vafomanus RT 006 Kelurahan Bello. Tidak hanya beras, minyak goreng, gula pasir dan kebutuhan pokok lainnya.

Baca: Bupati Sumba Tengah Ingin Rampingkan Beberapa Dinas, Apa Saja?

Goris juga menyediakan sayur mayur organik di kios tersebut seperti sayur manis dan sayur kangkung.

Menurutnya di RPK kepunyaannya ini, Bulog Divre NTT mempunyai tanggung jawab untuk menyuplai kebutuhan pokok dengan harga yang murah. Namun dengan syaratnya RPK juga harus menjualnya dengan harga yang murah pula alias tidak boleh mahal.

Program Rumah Pangan ini, kata Lurah Bello, Ben Klau, sangat baik karena selain dapat mengontrol harga pasar serta memberi alternatif produk yang harganya bersaing, tapi lebih pada bagaimana mendekatkan produk kebutuhan pokok yang berkualitas dengan harga lebih terjangkau ke masyarakat. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved