Berita Rekrutmen CPNS 2018

Pemkab Lembata Tunggu Keputusan BKN Terkait Kebijakan bagi Peserta Seleksi CPNS

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata menunggu hasil perengkingan oleh BKN terkait kebijakan bagi peserta seleksi CPNS.

Pemkab Lembata Tunggu Keputusan BKN Terkait Kebijakan bagi Peserta Seleksi CPNS
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata, Patris Udjan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Sampai saat ini belum ada petunjuk terkait perubahan regulasi soal seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun 2018 ini. Tapi ada kemungkinan panitia seleksi nasional (panselnas) melakukan perangkingan terhadap hasil ter tersebut. Jadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata menunggu hasil perengkingan oleh BKN.

Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata, Patris Udjan, Sabtu (17/11/2018).

Ia mengatakan hal itu melalui WA-nya kepada POS-KUPANG.COM di Lewoleba, sore kemarin.

Baca: Kedai Kopi Kulo, Kopi Dingin Take Away Pertama di NTT

Mengenai perengkingan hasil tes, Patris menyebutkan, hal tersebut pasti dilakukan oleh Panitia Seleksi Nasional (Panselnas). Karena semua data peserta yang terekam dalam server, telah dibawa seluruhnya ke Jakarta.

Ia tidak menjawab ketika ditanya, apakah perengkinan secara nasional itu berdampak terhadap penempatan CPNS yang juga dilakukan secara nasional badan kepegawaian nasional (BKN).

Baca: Hari Terakhir Pelaksanaan Tes CPNS di TTU, Hanya 17 Peserta yang Capai Passing Grade

Sebelumnya, harian ini memberitakan, Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur meminta peserta tes CPNS agar jangan resah atas hasil yang diperoleh dalam tes kompetensi dasar yang dilaksanakan baru-baru ini.

"Di Lembata ini, memang hanya 12 peserta yang lolos passing grade. Tapi pemerintah pusat belum mengumumkan hasil tes tersebut. Jadi peserta jangan resah atas hasil yang dicapai," ujar Bupati Sunur.

Dikatakannya, tes CPNS itu diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Jadi semua hal terkait pelaksanaan tes, ditentukan oleh pemerintah pusat, termasuk passing grade yang menimbulkan keresahan di kalangan peserta.

Passing grade itu, kata Bupati Sunur adalah standar nilai minimal yang wajib dipenuhi oleh peserta tes. Jadi, bagi yang mencapai standar, baguslah. Sedangkan yang tidak mencapainya, jangan resah. Sebab pemerintah pusat tentu bijak menyikapi masalah ini.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lembata, lanjut Bupati Sunur, akan membuat surat ke Jakarta terkait hal tersebut. Untuk itu pihaknya meminta para peserta, tenang dalam menunggu pengumuman hasil tes tersebut. "Pemerintah tentu punya kebijakan terkait penerimaan CPNS tahun.2018 ini," ujarnya. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved