Berita Kabupaten Sikka

Laptop dan HP Dokter Dicuri! Kapolres  Sikka  Minta Korban Pencurian  Proaktif Lapor  Polisi 

Hasil pengembangan, penyidik telah menemukan satu barang bukti laptop merek Asus yang juga dicuri oleh GS. Kemungkinan masih ada barang curian lain

Laptop dan HP Dokter Dicuri! Kapolres  Sikka  Minta Korban Pencurian  Proaktif Lapor  Polisi 
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Pelaku pencurian GS (baju kuning) hadir dalam jumpa pers digelar Kapolres Sikka, AKBP Rickson Situmorang, S.IK, (kanan) di Mapolres Sikka, Jumat (16/11/2018). 

Laporan Wartawan Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,MAUMERE---Dibek uknya  GS   (19),  pelaku pencurian laptop dan HP  dari  kamar  kos ditempati dua  orang dokter  di Jalan  Litbang,  Kota Maumere,  Pulau   Flores, Propinsi NTT,  Kamis  (15/11/2018) membuka  jalan  terungkapnya pencurian lain yang dilakukan oleh GS.

 Hasil pengembangan, penyidik telah menemukan satu barang bukti laptop merek Asus yang juga dicuri oleh GS. Kemungkinan masih ada barang curian lain yang belum diungkap.

Baca: Pendapatan Asli Daerah NTT Tahun 2019 Ditargetkan Bertambah Rp 155 Juta

“Kami rilis sementara dulu, biarlah  masyarakat  Kota Maumere  segera tahu. Kita minta korban  yang mengalami pencurian  melaporkan kehilangannya  ke  polisi,” ujar Kepala Kepolisian  Resort  Sikka, AKBP Rickson Situmorang,  S.IK,    dalam jumpa pers   pencurian  laptop  di Mapolres  Sikka, Jumat (16/11/2018).

Rickson mengatakan, banyak  warga Kota Maumere memiliki barang elektronik  yang   hilang.  Dengan  rilis penangkapan pelaku diharapkan bisa terugkap kasus  pencurian lainnya. 

Saat ini  polisi   telah mengamamkan  lima jenis  barang  bukti, tiga  laptop merek Asus warna putih dan perak,satu buah Ipad merek Apple dan  satu huah  HP mereka  Samsung  J7.

Dua laptop, satu Ippad dan HP dicuri dari  kamar kos  dokter, sedangkan satu  unit laptop   belum diketahui  pemiliknya.

GS  mengaku   telah  melakukan  berbagai kasus pencurian  sejak   dia datang ke Maumere dua  tahun  silam dari Waipukang, Kecamatan Ile Ape, Kabupaten Lembata.  Barang elektronik  hasil curiannya  dijual murah  Rp  500  ribu-Rp 1,8  juta   dan uangnya digunakan membeli makan.  *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved