Inilah Empat Balai Latihan Kerja di NTT yang Tidak Aktif

Aneka keterampilan yang diberikan BLK kepada para tenaga kerja tersebut mulai dari keterampilan menjahit tingkat

Inilah Empat Balai Latihan Kerja di NTT yang Tidak Aktif
POS KUPANG/ROBERTUS ROPO
Kantor BLK di Sumba Timur yang tak berfungsi 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Unit Pelatihan Kerja (UPK) atau Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Tenaga Kerja Provinsi NTT tahun ini melatih 400 tenaga kerja terampil.

Aneka keterampilan yang diberikan BLK kepada para tenaga kerja tersebut mulai dari keterampilan menjahit tingkat dasar, otomotif, mebeler, teknik seluler, kecantikan, tata boga hingga asisten rumah tangga.

Hal itu disampaikan Kepala UPK/BLK Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTT, Benediktus Gaya di Kupang, Kamis (15/11/2018).

Pria yang biasa disapa Beny itu mengatakan, semua tenaga yang telah dilatih tersebut belum ada yang dikirim ke luar negeri. Target BLK adalah memenuhi kebutuhan pasar lokal.

Baca: Setelah Gubernur Terbitkan SK Moratorim, NTT Hanya Boleh Kirim TKI Berkualifikasi Seperti Ini

Baca: Begini Cara Zodiak Menarik Perhatian: Capricorn Suka Traktir, Gemini Suka Usil!

Baca: Gubernur NTT Tunda Kegiatan Tour de Timor

Beny mengakui, beberapa waktu lalu ada tiga calon TKW yang dicegah di Bandar Udara (Bandara) El Tari Kupang diserahkan kepada BLK untuk dilatih.

Namun karena program tahun 2018 sudah selesai, pelatihan tata rias bagi ketiga tiga calon TKW itu dititipkan ke salah satu mitra BLK. Namun, ketiga calon TKW itu tidak bisa melanjutkan pelatihan karena masih berurusan hukum dengan kepolisian.

Beny menjelaskan pada tahun anggaran 2019 paket kegiatan baik dari APBD NTT maupun APBN sangat besar. Sementara aparatur BLK terbatas. Karena itu, pada tahun 2019, kata Beny , pihaknya akan berdayakan BLK yang ada di seluruh NTT.

"Di NTT selain di Kupang, BLK juga ada di tujuh kabupaten. Namun BLK yang aktif dan masuk dalam database Kementerian Tenaga Kerja hanya tiga yakni BLK Ende, Waingapu dan Kupang. Sedangkan lainnya di Alor, Sumba Barat Daya, Manggarai dan Flores Timur tidak aktif. Tahun 2019 akan kami optimalkan," demikian Beny. (dea)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved