Berita Labuan Bajo

Ini Harapan Disbudpar Manggarai Barat terhadap Pemerintah Desa terkait Pengembangan Wisata

Kami berharap agar dimulai dengan inisiatif desa. Dana DAK kami agak ketat karena DAK penugasan. DAU tidak diberi ruang untuk bangun. Sangat baik kalo

Ini Harapan Disbudpar Manggarai Barat  terhadap Pemerintah Desa terkait Pengembangan  Wisata
POS KUPANG/SERVAN MAMMILIANUS
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Mabar, Theresia Primadona Asmon. 

Plt Kepala Disbudpar Mabar Theresia Primadona Asmon. POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Dinas Kebudayaan dan Pariwisata(Disbudpar) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), berharap agar semua Pemerintah Desa (Pemdes) di daerah itu, meningkatkan inisiatifnya untuk pengembangan potensi wisata yang ada di desanya masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disbudpar Mabar Theresia Primadona Asmon, menyampaikan itu kepada POS--KUPANG.COM, Jumat (16/11/2018).
Saat itu dia dikonfirmasi tentang program pengembangan obyek wisata di sejumlah desa.

Baca: Bayi Ini  Dibunuh Seekor Monyet! Begini Cara Monyet Menyusup ke Rumah Orang Tuan Bayi

Baca: Drainase Jangan Dijadikan Sebagai Tempat Pembuangan Sampah

"Kami berharap agar dimulai dengan inisiatif desa. Dana DAK kami agak ketat karena DAK penugasan. DAU tidak diberi ruang untuk bangun. Sangat baik kalo inisiatif itu datangnya dari desa," kataTheresia.

Dijelaskannya, Pemdes dipersilahkan untuk berkoordinasi langsung dengan Disbudpar berkaitan dengan pengembangan obyek wisata di desa.
Beberapa desa kata dia, sudah ada yang berkoordinasi berkaitan dengan hal tersebut.

"Salah satunya dari Wontong Rego, Pacar. Di sana banyak terdapat gua alam. Yang lebih tahu potensi desa ya masyarakat desa itu sendiri, dikoordinasikan dengan dinas agar kita bisa berbagi tugas ke depannya," Kata Theresia.

Pihaknya juga belum bisa memastikan apakah Pemdes diperbolehkan menggunakan dana desa untuk penataan obyek wisata di desanya atau tidak.

"Belum tahu tetapi minta petunjuk dulu. Kita koordinasi untuk informasi potensi obyek wisata yang ada. Baru nanti didiskusikan apa yang harus dikerjakan lebih dahulu," kata Theresia.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved