Opini Pos Kupang

Catatan ke Gedung Peten Ina

Kasus mark up tersebut melahirkan beberapa catatan. Paling kurang ada dua. Pertama, korupsi dan perilaku

Catatan ke Gedung Peten Ina
Vonis

Oleh Ansel Deri
Warga Boto, Nagawutun, Lembata

POS-KUPANG.COM - Aroma dugaan korupsi pengadaan peralatan sound system tahun 2017 untuk aktivitas persidangan para anggota DPRD Lembata mulai terkuak. Dalam proses pelaksanaan proyek di gedung Peten Ina (baca: DPRD Lembata) bernilai Rp. 1,2 miliar tersebut ada indikasi harga barang digelembungkan.

Hasil audit BPK NTT menyebutkan, ada dugaan negara dirugikan lebih dari Rp 200 juta.

Burhan Kia, petinggi Sekretariat DPRD Lembata menyatakan siap diperiksa penyidik tipikor Polres Lembata. Selama ini, ia mengaku selalu kooperatif saat polisi memeriksa kasus ini. Tapi pemeriksaan Burhan sempat terhenti dan baru dilanjutkan lagi.

"Saya pasti tetap pada sikap yang sama yakni siap memberi keterangan kepada polisi." (Pos-Kupang.com, 8/11/2018).

Baca: Begini Cara Setiap Zodiak Bertengkar Dengan Pasangan, Ada Yang Agresif, Pasif Dan Dendam

Baca: Jadi Drama Korea Pertama yang Tayang di Youtube, Ini 4 Fakta Drakor Top Management

Baca: Jungkook BTS Suka Bikin Wajahnya Seperti Ini, Army Sudah Tahu?

Kasus mark up tersebut melahirkan beberapa catatan. Paling kurang ada dua. Pertama, korupsi dan perilaku busuk masih akrab mengisi ruang di mana para wakil rakyat menunaikan tugasnya selaku pengemban mandat rakyat.

Sinyalemen seperti itu diperkuat survei Transparency International Indonesia (TII) yang menempatkan DPR sebagai salah satu institusi terkorup di Indonesia (Bdk. Jangan Bunuh KPK ; 2009 hal. 45).

Kedua, dugaan korupsi tersebut di atas merupakan tamparan bagi para wakil terutama dalam memahami dan menjalankan tugas dan fungsinya, yaitu legislasi, budgeting, dan pengawasan.

Apalagi, masalah itu terjadi dalam ruang Peten Ina. Karena itu, para wakil rakyat juga perlu serius membantu aparat kepolisian mengungkap skandal tersebut guna membersihkan wajah DPRD di hadapan publik.

Upaya membersihkan lembaga terhormat itu merupakan bagian dari tugas dan tanggungjawab wakil rakyat.

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved