Berita Kabupaten Ende

Bupati Ende:Hanya Kegiatan Yang Bermenfaat Diberi Anggaran

manajemen keuangan daerah menekankan bahwa kegiatan pemerintah harus berorientasi pada kinerja hasil, yang didukung dengan anggaran yang memadai.

Bupati Ende:Hanya Kegiatan Yang Bermenfaat Diberi Anggaran
POS KUPANG/ROMUALDUS PIUS
Peserta sosialisasi sedang mengikuti kegiatan,Jumat (16/11/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS KUPANG.COM,ENDE---Paradigma penganggaran pemerintah saat ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan money follow program, dengan cara memastikan hanya program yang benar – benar bermanfaat yang dialokasikan anggaran dan bukan sekedar karena tugas fungsi Perangkat Daerah yang bersangkutan.

Sehingga penentuan skala prioritas menjadi kata kunci dalam pengalokasian anggaran untuk pembangunan daerah.

Baca: Istri Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak Didakwa Terima Suap Rp 662 Miliar

Baca: Begini Kronologi Meninggalnya Cucu Wiranto! Terpeleset di Kolam Ikan

Bupati Ende, Ir Marsel Petu mengatakan hal itu pada pelaksanaan kegiatan sosialisasi Peraturan Bupati Ende Nomor 22 tahun 2018 tentang pedoman analisis standar belanja Pemda Ende, Jumat (16/11/2018).

Dikatakan manajemen keuangan daerah menekankan bahwa kegiatan pemerintah harus berorientasi pada kinerja hasil, yang didukung dengan anggaran yang memadai.

Hasil yang diperoleh tersebut harus terukur, serta menjunjung pencapaian visi dan misi sesuai dengan fungsi pemerintahan masing – masing Perangkat Daerah.
Mengingat bahwa begitu pentingnya anggaran bagi suatu organisasi, maka anggaran tersebut harus disusun secara baik dan benar, tertib dan taat pada peraturan perundang – undangan serta efisien, efektif, transparan dan akuntabel.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah pada Pasal 39 ayat [2] disebutkan bahwa penyusunan anggaran berdasarkan prestasi kerja dilakukan berdasarkan capaian kinerja, indikator kinerja, analisis standar belanja, standar satuan harga dan standar pelayanan minimal.

Peraturan ini menyatakan bahwa untuk dapat mengendalikan tingkat efisiensi dan efektifitas anggaran, maka dalam perencanaan anggaran perlu diperhatikan penetapan secara jelas tujuan dan sasaran, hasil dan manfaat serta indikator kinerja yang ingin dicapai juga penetapan prioritas kegiatan dan penghitungan beban kerja, serta penetapan harga satuan yang rasional.

Bupati Marsel meminta agar penyusunan anggaran harus betul – betul dapat menyajikan informasi yang jelas tentang tujuan, sasaran, serta korelasi antara besaran anggaran (beban kerja dan harga satuan) dengan manfaat dan hasil yang ingin dicapai atau diperoleh masyarakat dari suatu kegiatan yang dianggarkan.

Penerapan anggaran berbasisi kinerja mengandung makna bahwa setiap penyelenggara negara berkewajiban untuk bertanggungjawab atas hasil proses dan penggunaan sumber dayanya,ujar Bupati Marsel.

Halaman
12
Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved