Berita Kabupaten Ende Terkini

Kapitan Lingga Sebut Terowongan di Taman Soekarno Kerap Dijadikan Sebagai Tempat Mesum

Sebuah bangunan berbentuk terowongan yang ada di dalam Taman Soekarno, Kota Ende, disinyalir kerap dijadikan sebagai tempat mesum

Kapitan Lingga Sebut Terowongan di Taman Soekarno Kerap Dijadikan Sebagai Tempat Mesum
POS-KUPANG.COM/ROMUALDUS PIUS
Camat Ende Utara, Kapitan Lingga 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM | ENDE - Sebuah bangunan berbentuk terowongan yang ada di dalam Taman Soekarno, Kota Ende, disinyalir kerap dijadikan sebagai tempat mesum oleh oknum warga terutama anak-anak remaja.

Terowongan tersebut pada awalnya dibangun untuk kepentingan diafragma yang berkaitan dengan Bung Karno selama ada di Ende. Namun hal itu tidak direalisasikan hingga kini sehingga bangunan yang ada disalahgunakan oleh oknum warga.

Camat Ende Utara, Kapitan Lingga mengatakan hal itu kepada POS-KUPANG.COM, Kamis (15/11/2018) di Ende.

Baca: Julie Sutrisno Ungkap Gaya Kepemimpinan Gubernur Viktor Majukan Kesejahteraan NTT

Kapitan Lingga mengatakan meskipun keberadaan sejumlah cagar budaya yang berkaitan dengan Bung Karno menjadi tanggungjawab dinas pariwisata namun karena berada di wilayah Kecamatan Ende Utara. Hal itu juga menjadi tanggungjawab pihak Kecamatan Ende Utara meskipun sebatas pengawasan.

Baca: Kekayaan Garam NTT Bisa Lampaui Kebutuhan Garam Nasional

"Hampir semua situs yang berkaitan dengan Bung Karno ada di wilayah Kecamatan Ende Utara bahkan Taman Bung Karno berhadapan langsung dengan Kantor Camat Ende Utara maka sebagai bentuk tanggungjawab moral kita juga wajib memperhatikan hal tersebut," kata Kapitan Lingga.

Namun pihaknya menyayangkan bahwa keberadaan Taman Bung Karno terkesan kurang diperhatikan dengan baik yang dibuktikan dengan keberadaan sebuah terowongan yang ada di taman tersebut kerap disalahgunakan oleh oknum warga untuk melakukan berbagai hal mulai dari sekedar foto atau duduk-duduk namun juga yang ironisnya ada yang melakukan tindakan asusila atau mesum.

Kapitan Lingga mengatakan bahwa keberadaan Taman Bung Karno yang terbuka memang kerap dimenfaatkan oleh oknum warga tidak saja pada saat siang hari namun juga pada malam hari mulai dari hal yang positif namun tidak menutup kemungkinan ada tindakan yang negatif. (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved