Berita Kabupaten TTS Terkini

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kades Sono, Penyidik Koordinasi dengan Kepala Bank NTT SoE

Polres TTS berkoordinasi dengan Bank NTT Cabang SoE melakukan penyelidikan dugaan pemalsuan tandatangan pencarian dana Desa Sono

Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kades Sono, Penyidik Koordinasi dengan Kepala Bank NTT SoE
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH, MH 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Penyidik Polres TTS berkoordinasi dengan Bank NTT Cabang SoE melakukan penyelidikan kasus dugaan pemalsuan tandatangan dalam pencarian dana Desa Sono tahap II.

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan keterangan dari pegawai Bank NTT Cabang Oe'ekam terkait pencairan dana desa tahap II tersebut.

Hal ini diungkapkan Kapolres TTS, AKBP Totok Mulyanto, DS, SIK yang dikonfirmasi POS-KUPANG.COM melalui Kasat Reskrim Polres TTS, Iptu Jamari, SH. MH, Kamis (15/11/2018) di ruang kerjanya.

Baca: Kelanjutan Seleksi CPNS, Pemkab Sumba Tengah Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Jamari mengaku, pihak penyidik sudah melayangkan surat panggilan untuk pegawai Bank NTT Cabang Oe'ekam, tetapi masih menunggu koordinasi dari Kepala Bank NTT Cabang SoE.

Ia berharap, dalam waktu dekat sudah bisa melakukan pemeriksaan terhadap pegawai Bank NTT guna pengungkapan kasus tersebut.

Baca: Tips Anti Deg-deg-an Mencuci di Musim Hujan

"Kita sudah periksa anak dan istri kepala desa Sono. Selanjutnya kita akan melakukan pemeriksaan kepada pegawai Bank NTT sebelum memanggil Kades Sono, Elkana Botti," ungkap Jamari.

Terkait kasus korupsi yang juga menerat Kades Sono, Elkana Botti, Jamari mengatakan, kasus tersebut masih berjalan dan berstatus penyelidikan.

Pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan inspektorat terkait nilai kerugian negara sebelum menaikan status kasus tersebut.

"Inspektorat masih melakukan penghitungan kerugian negara jadi kita masih menunggu hasilnya. Jika sudah ada hasilnya, akan kita naikan ke penyidikan dan diikuti dengan penetapan tersangka," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Desa Sono, Kecamatan Amanutun Utara, Elkana Boti diadukan ke Polres TTS atas dugaan pemalsuan tanda oleh Bendara Desa Sono, Otniel Tampani.

Dana desa tahap II senilai Rp 127 juta, dicairkan sang kades dan ditransfer ke rekening istri dan anaknya, Yudith Banfatin dan Yaden Botti. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved