Berita NTT Terkini

50 Pelaku UKM Ambil Bagian Dalam Kupang TTI Expo 2018

Kupang Tourism Trade Investmen (TTI) Expo 2018 kembali digelar di Kota Kupang, Kamis (15/11/2018.

50 Pelaku UKM Ambil Bagian Dalam Kupang TTI Expo 2018
POS-KUPANG.COM/Adiana Ahmad
Kepala Dinas Pariwisata NTT, DR.Jelamu Ardus Marius, M.Si (kedua dari Kanan) bersama pembatik asal Jatim, Ibu Wini dengan batik motif Sumba karya Ibu Wini dalam Kupang TTI Expo 2018 di Lippo Plaza, Kamis (15/11/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Kupang Tourism Trade Investmen (TTI) Expo 2018 kembali digelar di Kota Kupang, Kamis (15/11/2018.

Pameran Perdagangan dan Pariwisata berskala nasional yang digelar di Lippo Plaza Kupang, itu dihadiri 50 pelaku UKM dari Jawa Timur, NTB, NTT dan Jawa Barat yang diwakili Kabupaten Bekasi.

Kegiatan yang dibuka Kepala Dinas Pariwisata Priovinsi NTT, DR. Jelamu Ardus Marius, M.Si akan berlangsung Hingga Minggu (18/11/2018).

Baca: Suster Yosephina Berharap Kebijakan Moratorium TKI Diterapkan Sampai ke Desa-desa

Jelamu yang ditemui seusai membuka kegiatan itu, mengatakan, banyak sekali inovasi dan kreasi yang dibawa oleh pelaku UKM dari Jatim yang perlu ditiru oleh pelaku UKM di NTT.

Kadis Pariwisata Provinsi NTT ketika mengunjungi salah satu stand pameran pelaku UKM asal Jawa Timur di Kupang TTI Expo 2018 di Lippo Plaza, Kamis (15/11/2018)
Kadis Pariwisata Provinsi NTT ketika mengunjungi salah satu stand pameran pelaku UKM asal Jawa Timur di Kupang TTI Expo 2018 di Lippo Plaza, Kamis (15/11/2018) (POS-KUPANG.COM/Adiana Ahmad)

Ia mengimbau masyarakat Kota Kupang bisa memanfaatkam Kupang TTI Expo 2018 untuk belajar berkreasi.

Baca: Tahun 2018, BLK NTT Cetak 400 Tenaga Kerja Terampil

"Saya harap masyarakat Kota Kupang menggunakan waktu beberapa hari ke depan, sampai untuk melihat produk ekonomi hasil kerajinan tangan seperti ukiran yang dilakukan teman -teman dari Jatim sehingga basa ditiru dan dilakukan di sini. Seperti yg dilakukan ibu Wini dari Jawa Timur. Ia bisa membatik motif Sumba. Ini luar biasa. Kita di NTT selama ini hanyavmenenun. Sekarang ini coba diadaptasikan dengan selera pasar. Bisa dengan batik menggunakan bahan lokal atau kain katun," kata Jelamu.

Jelamu mengungkapkan, selama ini kmasyarakat NTT sangat terampil menenun. Sekarang ini, katanya bisa dikreasikan dengan membatik.

"Sekarang kita juga harus membaca selera pasar dan memulai meniru apa yang dilakukan ibu Wini dari Jatim. Ini sesuatu yang luar biasa. Saya kira Dinas perdagangan dengan kelompok UKM bisa lakukan ini tanpa menghilangkan ciri khas NTT. Justeru memperkaya budaya NTT. Belajar batik tapi motif NTT. Tenun tetap jalan, batik jalan dengan motif NTT," demikian Jelamu.

Jelamu mengungkapkan, Kupang TTI Expo 2018 kali ini merupakan yang ke tiga kali di Kupang, NTT yang digelar PT Aira Mitra Media.

Jelamu mengatakan, kerja sama antara daerah makin ditingkatkan melalui kegiatan ini dan bisa meningkatlan nilai tambah bagi NTT dan daerah lain yang jadi peserta di event ini

Ia juga berharap, dengan momen ini pelaku ekononi bisa berkompetisi.

Direktur PT Aira Mitra Media,Nurhadi mengungkapkan, TTI Expo tidak hanya di Kupang tapi di 30 even di 30 kota.

Nurhadi berharap, pelaku UKM di Kota Kupang bisa memanfaatkan momen ini untuk belajar dan sharing pengalaman.

"Pelaku UKM datanglah ke Lippo Mall dan kunjungi stand-stand yang ada untuk saling belajar," ajak Nurhadi.

Nurhadi mengatakan, ia menggagas kegiatan ini untuk membantu program pemerintah, khususnya UKM untuk perluas jaringan perdagangan antar daerah dan antar pulau sehingga UKM akan jadi tuan rumah di pasar di negeri sendiri. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved