Berita Kota Kupang

Peringati Hari Pahlawan! Solidaritas Pemuda Peduli NKRI Imbau Tetap Setia Jaga Pancasila dan NKRI

Ancaman yang muncul ini adalah satu musuh peradaban yang akan merusak individu, masyarakat dan mengancam ketahanan nasional. Kita disuguhi tontonan

Peringati Hari Pahlawan! Solidaritas Pemuda Peduli NKRI Imbau Tetap Setia Jaga Pancasila dan NKRI
istimewa
Foto bersama dalam kegiatan Malam Minggu Kebangsaan di Taman Nostalgia, Kota Kupang, Sabtu (10/11/2018) malam 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Solidaritas Pemuda Peduli NKRI mengimbau kepada seluruh elemen bangsa untuk tetap setia jaga Pancasila sebagai ideologi negara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai model negara yang merdeka,
bersatu, adil dan makmur.

Hal itu disampaikan koordinator Solidaritas Pemuda Peduli NKRI, Florianus N. Sambi Dede kepada POS-KUPANG.COM melalui pernyataan sikap yang diterima POS-KUPANG.COM pada Rabu (14/11/2018) pagi.

Baca: Polisi Lakukan Pulbaket Kasus Kebakaran Kampung Adat Nggela

Baca: Nasib 1.187 Tenaga Kontrak Tak Akomodir RAPBD 2019! Kadis PPO TTU Tanggapi Pertanyaan DPRD

Dia menjelaskannya, dalam momentum hari Pahlawan dimana segenap anak bangsa mengenang para pendahulu, pahlawan dan perintis kemerdekaan dan para pendiri RI yang segenap pemikiran, tindakan dan gerakan perjuangan kolektif yang mereka lakukan, sehingga saat ini kita bisa menikmati hidup di bumi Indonesia sebagai bangsa yang merdeka,

sederajat dengan bangsa lain dan bangsa yang menyadari tugas sejarahnya untuk menjadikan kemerdekaan sebagai jembatan emas bagi terwujudnya Indonesia yang
merdeka, bersatu, adil dan makmur.

"Oleh karenanya, pertanyaan yang menjadi refleksi mendalam bagi kita segenap anak
bangsa Indonesia adalah apakah kita mampu bersatu sebagai satu bangsa, maju
bersama-sama dan mendistribusikan berkah kemerdekaan bagi masyarakat Indonesia?

Pertanyaan reflektif tersebut perlu dijawab dengan sungguh-sungguh, mengingat situasi  sosial masyarakat -hidup berbangsa dan bernegara di bumi Pancasila saat ini diwarnai  dengan sejumlah fenomena kebangsaan.

Kita pun harus mengakui bahwa pada saat yang bersamaan dengan peringatan Hari Pahlawan 2018 ini, ada banyak ancaman dan  tantangan yang sedang dihadapi bangsa Indonesia, baik ancaman yang datang dari dalam negeri maupun luar negeri. Salah satu ancaman yang sangat dirasakan oleh  Negara ini perilaku radikalisme dan terorisme," ungkapnya.

Isu radikalisme dan terorisme, lanjut Dede, menjadi isu yang perlu untuk dibahas dan menjadi tanggung jawab bersama sebab akan meruntuhkan ketahanan negara Indonesia.

"Ancaman yang muncul ini adalah satu musuh peradaban yang akan merusak individu, masyarakat dan mengancam ketahanan nasional. Kita disuguhi tontonan beragam tindakan kekerasan yang terselimuti oleh anti-Pancasilaisme, fanatisme, rasisme, SARA-isme hingga terorisme, yang seyogianya tidak sesuai dengan warna dasar Indonesia sebagai Negara multikultural," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved