Berita Kabupaten Ende

Menghilang Seminggu! Warga Wolowaru-Ende Ditemukan Tinggal Tongkorak

Identitas mayat tersebut nama, Sisilia Lero (64) pekerjaan Petani beralamat dki Kampung Leke, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.

Menghilang Seminggu! Warga Wolowaru-Ende  Ditemukan Tinggal Tongkorak
ISTIMEWA
Anggota Polisi Polsek Wolowaru bersama warga sedang mengevakuasi jasad korban. 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE--Setelah sempat menghilang dari rumah selama satu minggu, Sisilia Lero (64) warga, Kampung Leke, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende, ditemukan meninggal dunia dan jasadnya tinggal tengkorak.

Kasubag Humas Polres Ende, AKP Sahar Adam dalam keterangannya kepada Pos Kupang.Com, Rabu (14/11/2018) mengatakan bahwa pada Selasa (13/11/2018) pukul 17.45 Wita datang ke Mapolsek Wolowaru seorang laki laki bernama Yosep Jadi (49) asal Kampung Ndunggiloo, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten  Ende. 

Baca: Plt Sekwan yang Lama Diganti, Ketua DPRD Sampaikan Terima Kasih kepada Bupati TTU

Baca: HUT 73 Korps Brimob! Kapolda NTT Minta Brimob Jangan Main Kasar

Dia melaporkan bahwa telah ditemukan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di areal kebun di Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.

Identitas mayat tersebut nama, Sisilia Lero (64) pekerjaan Petani beralamat dki Kampung Leke, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende.

Polisi juga mendapatkan keterangan dari suami korban, Antonius Nanga, (53) Petani yang beralamat di Kampung Leke, Desa Lisepuu, Kecamatan Wolowaru, Kabupaten Ende yang menyatakan bahwa pada Selasa (6/11/2018) pukul 06.00 wita, korban berangkat menuju pasar Moni untuk belanja sayur.

Korban kembali ke rumah pada Rabu (7/11/2018) namun sepulang dari pasar korban keluar rumah lagi tanpa sepengetahuan suami maupun keluarga lainnya.

Hasil pemeriksaan polisi kepada saksi, Yosep Jadi, menerangkan bahwa, korban diketahui meninggal pada Selasa (13/11/2018) sekitar pukul 15.30 wita ketika saksi pergi ke kebun dan menemukan korban sudah tidak bernyawa dan kondisi mayat telah menjadi tengkorak.

Dari hasil temuan di lapangan menyatakan bahwa korban diperkirakan telah meninggal seminggu yang lalu dikarenakan pada saat ditemukan mayat korban telah menjadi tengkorak.

AKP Sahar mengatakan bahwa sebelum ditemukan meninggal korban diketahui tidak menderita penyakit kronis lainnya.

Penyebab kematian korban sampai dengan saat ini belum diketahui dikarenakan tidak adanya saksi dan alat bukti yang mendukung pada saat penemuan mayat.

Jarak tempat penemuan mayat ( kebun ) dengan perkampungan berkisar kurang lebih 1 kilometer.

 (*)

Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved