Berita Kabupaten Sikka

Tunggu Waktu Gulung Tikar Pengelola Kios di Pasar Alok

Pensiunan staf Pengadilan Negri Maumere mengungkapkan kejadian yang dialaminya menimpa semua pelaku usaha di Pasar Alok. Mereka seperti

Tunggu Waktu  Gulung Tikar Pengelola Kios di Pasar Alok
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Penjual ubi menunggui pembeli di PasarAlok, Kota Maumere, Pulau Flores,Propinsi NTT, Selasa (13/11/2018). 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com,  Eginius   Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE----Keluhan demi keluhan  diungkapkan  pedagang di Pasar Alok, Kota Maumere,  Pulau  Flores, Propinsi Nusa Tenggara  Timur   (NTT).  Kebanyakan pedagang  mengelola jualan  di pasar itu  mengaku hampir gulung  tikar karena sepi  pembeli.

“Hari  Selasa (hari pasar) saja seperti  ini  (sepi), apalagi  kalau  hari-hari lain, lebih sepi lagi keadaanya,” ujar Anselmus,salah satu pengelola kios di Pasar Alok, Selasa  (13/11/2018) siang.

Baca: Dibobol Maling ! Uang Rp 50 Juta di Kantor Pos Lewoleba Hilang

Baca: Dikuburkan Hari Ini! Tiga Warga Selalejo Timur, Mauponggo Tewas Tertimbun Longsor

Pensiunan staf Pengadilan Negri Maumere mengungkapkan   kejadian yang  dialaminya  menimpa  semua pelaku  usaha di Pasar  Alok. Mereka  seperti  menerima musibah dibukanya Pasar Pagi Terbatas di  Tempat Pendaratan Ikan  (TPI)  Maumere bulan  September 2018.

“Dulu sebelum TPI dijadikan pasar seperti sekarang,  setiap  hari lumayan omset. Saat  ini  dapat  Rp  50.000-Rp 100.000  saja  susah  minta ampun,”  ujar Anselmus.

Ansel  menuturkan  kondisi saat ini merupakan yang terburuk  selama  ia membuka usaha di Pasar Alok.  “Kalau   tempo  hari, selain  ikan  yang jual di  TPI dianggap ilegal.  Tapi  kini, pemerintah melegalkan. Semua  jenis  dagangan bisa dijual di TPI. Tiap  pemerintah  beda kebijakan, yang susah  rakyat,” ujar Anselmus.

Anselmus menyarankan pemerintah mengevaluasi  pasar  di TPI  yang salah  diperuntukan itu.  “TPI  malah jadi pasar.  Pasar mau dijadikan apalagi,”  imbuh Ansel.*)

 

 

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved