Berita NTT Terkini

Ini Desakan Komisi V DPRD NTT Kepada BPBD NTT

Apabila daerah yang poskonya sudah aktif maka harus siaga. Kami minta harus aktifkan Posko dan siaga di wilayah-wilayah rawan,"

Ini Desakan Komisi V DPRD NTT Kepada BPBD NTT
POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT, Winston Neil Rondo 

Laporan Reporter‎ POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM/KUPANG - Komisi V DPRD NTT mendesak BPBD NTT agar mengaktifkan semua Posko bencana di kabupaten dan kota se-NTT. Selain itu, petugas diharapkan ada di daerah-daerah rawan bencana.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Neil Rondo, Selasa (13/11/2018).

Baca: Ini Permintaan KASAD kepada Warga Fatukoko Terkait Hasil Karya TMMD

Winston dimintai tanggapan mengenai kondisi cuaca yang tidak bersahabat beberapa hari terakhir.

Menurut Winston, BPBD NTT harus mengaktifkan Posko bencana yang ada di setiap kabupaten dan Kota Kupang.

"Apabila daerah yang poskonya sudah aktif maka harus siaga. Kami minta harus aktifkan Posko dan siaga di wilayah-wilayah rawan," kata Winston.

Dia menjelaskan, BPBD NTT perlu mengaktifkan Posko di daerah, sehingga Posko ini bisa merespon secepatnya apabila ada bencana maupun melakukan antisipasi dini bencana.

"Selain aktifkan Posko, juga harus koordinasi intens dengan BPBD kabupaten dan kota, apalagi saat ini ada siklus bencana rutin, seperti banjir, longsor, angin puting beliung," katanya.

Dikatakan, hujan tahun ini turun cukup awal, karena itu, semua daerah rentan bencana banjir dan longsor harus siaga. "Komisi V sebagai mitra dengan BPBD NTT, karena itu kami harapkan BPBD harus berdiri paling depan dan siaga 24 jam dalam merespon kejadian bencana yang terjadi," ujarnya.

Anggota Komisi V lainnya, Yohanes Rumat mengatakan, koordinasi dan komunikasi intens perlu terus dilakukan oleh BPBD NTT,termasuk koordinasi dengan BMKG soal prakiraan cuaca.

"Kenapa ini, perlu karena dengan data BMGK, maka BPBD NTT segera melakukan komunikasi dengan kabupaten dan kota yang dalam prakiraan akan terjadi kondisi ektrim," kata Rumat.

Dia mengakui, kondisi cuaca yang terjadi saat ini bisa menyebabkan banjir dan longsor. "Karena itu BPBD harus punya peta wilayah yang rawan longsor, banjir dan lain sebagainya," ujar Rumat. (*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved