Berita Kota Kupang

Haik Lontar Jadi Topik Talk Show Di Metro TV

Bappenas secara khusus akan menggelar acara talk show tentang pembangunan ekonomi digital di Metro TV dengan latar perkembangan sektor pertanian di N

Haik Lontar Jadi Topik Talk Show Di Metro TV
KOMPAS.com/MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA
Ragam hasil kreasi DuAnyam berbahan anyaman lontar, dipamerkan di sekretariatnya Solor, Flores, NTT, Jumat (12/10/2018). 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM| KUPANG--- Bappenas secara khusus akan menggelar acara talk show tentang pembangunan ekonomi digital di Metro TV dengan latar perkembangan sektor pertanian di NTT termasuk teknologi Haik Lontar.

Talkshow yang menurut rencana akan digelah akhir November akan menghadirkan Menteri Bappenas.

Hal itu disampaikan Project Team Leader PMU USAID ICTTF Bappena, Sudaryanto dalam pertemuan dengan Kepala Dinas PU TR NTT, Ir. Andre Kore dan jajaran Dinas PU TR NTT, di Kantor PU TR NTT, Senin (12/11/2018).

Sudaryanto yang hadir dalam pertemuan itu bersama tiga stafnya dan tim dari Metro TV, mengungkapkan, Bappenas akan membantu pengembangan teknologi ini di daerah irigasi teknis di NTT.

Baca: Longsor di Nagekeo- BPBD Evakuasi Warga ke Lokasi Aman

"Kita akan membiayai kembali teman-teman dari UGM untuk kembali mendampingi teman--teman di NTT. Ini teknologi yang sangat luar biasa karena mampu mendongkrak produktivitas baik produktivitas air maupun produktivitas lahan," demikian Sudaryanto.

Selain di Kupang, lanjut Sudaryanto, Sumba Timur juga memiliki potensi sabgat besar untuk pengembangan irigasi teknis.

"Di Sumba Timur Bappenas buat replikasi seperti di Tarus. Potensi cukup besar karena ada Subgai Kambaniru dengan debit air cukup besar . Selama ini air dari Kambaniru lebih banyak mengalir ke laut. Padahal ada potensi lahan irigasi teknis 3.000 hektar," katanya.

Selain mendorong pembanguna sektor pertanian, jelas Sudaryanto, alat tersebut bisa membantu pengembangan sektor pariwisata. "Bappenas akan bantu. Tapi anggaran kecil hanya sebagai pengungkit," kata Sudaryanto.

Kepala Dinas PU NTT, Ir.Andre Kore menyambut baik program dari Bappenas.

Andre mengatakan, program Bappenas sejalan dengan Program Gubernur dan Wakil Gubernur NTT yang menjadikan sektor pariwisata sebagai praimover (pengungkit) pembangunan sektor lain di NTT.

"Kerja sama dengan Bappenas ini mengarah ke pariwisata. pembangunan jaringan irigasi di NTT mengarah ke pariwisata. Kita arahkan lahan dan irigasi teknis yang dwkat dengan jadi obyek pariwisata," tambah Kelala Bidang Irigasi Dinas PU NTT, Benyamin Nahak. (*)

Penulis: Adiana Ahmad
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved