Berita Kabupaten Sikka Terkini

Enam Bulan Tumpukan Sampah di Pasar Alok Kok Belum Diangkut? Ini Masalanya

“Bilangnya setiap enam jam sampah diangkut. Ternyata ada tumpukan sampah sudah enam bulan belum dibersihkan

Enam Bulan Tumpukan Sampah di  Pasar Alok  Kok Belum  Diangkut? Ini Masalanya
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Tumpukan sampah di Pasar Alok, Kota Maumere, Pulau Flores, belum diangkut, Selasa (13/11/2018) siang. 

Laporan   Wartawan  Pos-kupang.com,  Eginius   Mo’a

POS-KUPANG.COM,  MAUMERE----Janji pemerintah  Kabupaten  Sikka mengangankut sampah setiap enam jam sehari dipertanyakan pedagang di Pasar Alok,  Kota Maumere,  Pulau  Flores, Propinsi Nusa Tenggara  Timur (NTT).

Salah satu lokasi tumpukan  sampah  sudah berusia enam  bulan  di  dalam   pasar ini  tak kunjungan dibersihkan. Tumpukan sampah  itu berada di sebelah utara lapak  pakaian  rombengan atau pakaian  bekas dekat penjualan  pisang dan  ubi-ubian.

Baca: Danlantamal XII Kupang Jadi Irup Penutupan TMMD di Malaka

“Bilangnya  setiap enam jam  sampah diangkut. Ternyata  ada  tumpukan sampah sudah enam  bulan  belum  dibersihkan,” ujar Kosmas Mademus, pedagang pisang dan ubi-ubian kepada  POS-KUPANG.COM,  Selasa   (13/11/2018) di Pasar  Alok.

Kosmas juga menyebut tumpukan sampah  buluh  ayam dan kotoran  ayam  di  dekat lapak  penjualan  ayam  potong telah berusia sekitar sebulan  lebih juga tidak diangkut.  Petugas sampah hanya angkut  sekitar  bulan  awal Oktober, setelah   itu dibiarkan  sampai saat ini. Sedangkan tumpukan sampah di belakang  lapak pakaian  bekas, sama sekali tidak diangkut sekitar  enam bulan  bulan.

“Hanya angat-angat tai  ayam.  Tempo  hari kami  rapat di Kantor  Pengelola  Pasar, dijanjikan sampah diangkut  tiap hari.  Ternyata  hanya awal  saja, “   kata Kosmas.

Satu lokasi  tumpukan  sampah lama menutup  drainase di depan   lapak   darurat  penjualan  daging babi.  Sampah di  tempat ini  kebanyakan kulit  bawang merah, bawang putih, lombok dan tomat rusak  dibuang para pedagang.* )

   

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved