Opini Pos Kupang

Pahlawan Bangsa dan Bangsa Pahlawan

Manakala kita berbicara tentang pahlawan, rujukannya ialah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 1964.

Pahlawan Bangsa dan Bangsa Pahlawan
DOK
Monumen Pahlawan Revolusi 

Oleh : Frans X. Skera
Warga Kota Kupang

POS KUPANG.COM - "Bangsa besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya".

Manakala kita berbicara tentang pahlawan, rujukannya ialah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 1964. Dalam ketentuan tersebut, Pahlawan adalah seorang yang semasa hidupnya sangat berjasa terhadap Bangsa dan Negara dan telah mendapat pengesahan Pemerintah dengan Surat Keputusan Presiden.

"Peraturan Presiden dimaksud, membatasi kriteria kepahlawanan pada 2 (dua) kelompok orang yakni :

1.Mereka yang gugur, tewas atau meninggal dunia akibat tindakan kepahlawanannya yang mempunyai mutu, nilai, jasa perjuangan untuk Bangsa dan Negara.

2.Warga Negara Republik Indonesia yang masih hidup setelah melakukan tindakan kepahlawanan yang cukup membuktikan jasa dan pengorbanannya dalam satu tugas membela Negara dan Bangsa dan riwayat hidup selanjutnya tidak ternoda oleh satu perbuatan yang menyebabkan nilai perjuangannya berkurang.

Baca: Maia Estianty Unggah Petuah Bijak ini Setelah Menikah Dengan Irwan Mussry, Sindiran?

Baca: Jadi Drama Korea Pertama yang Tayang di Youtube, Ini 4 Fakta Drakor Top Management

Baca: Intip Ramalan Cinta Zodiak Senin 12 November 2018: Virgo Jangan Tergoda!

Jadi setiap kali kita memperingati Hari Pahlawan pada tanggal 10 November, kita mengenang jasa dan pengorbanan mereka yang dimaksud pada point 1 dan 2 di atas. Secara resmi kita pun tahu bahwa seseorang disebut dan diakui sah sebagai Pahlawan Bangsa kalau dia memenuhi persyaratan yang termaktub dalam Peraturan Presiden dimaksud.

Namun secara faktual sosiologis dan peran nyata dalam kehidupan sehari-hari, ada juga kelompok-kelompok profesi yang pantas digolongkan sebagai pahlawan.

Dasar pemikiran dan alasannya adalah sebagai berikut ; Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 1964 mendefinisikan 2 (dua) kata kunci yang termaktub dalam makna pahlawan yaitu "jasa" dan "pengorbanan". Jasa diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan berguna bagi orang lain, bangsa dan Negara. Satu perbuatan luhur mulia atau satu kebajikan. Sedangkan pengorbanan berarti perbuatan menantang derita bahkan maut untuk satu tujuan mulia.

Merujuk pengertian jasa dan pengorbanan, serta menilik arti kata "hero" (pahlawan) is a person respected for bravery or noble qualities (Oxford Advanced Learner's Dictionary of Current English) yang berarti seseorang yang dihormati karena keberanian dan sifat-sifatnya yang mulia, maka tidak mengherankan kalau dalam hidup sehari-hari, para guru disebut "pahlawan tanpa tanda jasa" dan para TKI dijuluki "pahlawan devisa".

Halaman
1234
Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved