Berita Manggarai Barat

Di Manggarai Barat Ujian Sesi Tiga Listrik Padam dan Hujan Lebat! 99 Peserta Telat Kerja Soal

Walaupun begitu, alokasi waktu 90 menit untuk mengerjakan soal tidak akan berkurang untuk semua peserta tersebut.

Di Manggarai Barat Ujian Sesi Tiga Listrik Padam dan Hujan Lebat! 99 Peserta Telat Kerja Soal
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS
Peserta ujian sesi tiga testing CPNS di Mabar saat masuk ruangan ujian 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Ujian kompetensi dasar testing CPNS di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) hari ini, Senin (12/11/2018) pada sesi tiga diawali oleh matinya suplai listrik dari PLN saat hujan lebat mulai mengguyur Labuan Bajo.

Matinya listrik berlangsung sekitar sepuluh menit saat para peserta ujian sudah berada di dalam ruangan.

Baca: Meriahkan Harbak PU Tahun 2018! Kempo NTT Gelar Kejuaraan di GOR Futsal-Oepoi Kupang

Baca: Di Kabupaten Manggarai Barat! 100 Orang Peserta Tes CPNS Sesi Dua Hari Ini Tak Lolos

Akibatnya para peserta telat memulai kerja soal sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan.

Walaupun begitu, alokasi waktu 90 menit untuk mengerjakan soal tidak akan berkurang untuk semua peserta tersebut.

Pada sesi tiga itu jumlah peserta yang hadir 99 orang. Satu orang yang tidak hadir, yaitu Klemens Triniwara Putra, formasi guru PPKN ahli pertama.

Pada sesi dua sebelumnya, 100 orang peserta ujian tidak ada yang lolos.

Salah satu peserta memperoleh nilai cukup tinggi namun di bagian TKP kurang dua angka untuk memenuhi standar.

Peserta tersebut yakni Yennie Febrina Tarigan, formasi dokter. Dia meraih TWK 125, TIU 105 dan TKP 141. Standar nilai yaitu TWK 75, TIU 80 dan TKP 143.

"Menurut saya soal yang paling susah di TIU. Sedangkan di TKP dan TWK relatif gampang," kata salah satu peserta yang ditemui usai ujian Maria.
Dia memperoleh nilai TWK 105, TIU 55 TKP 145.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Mabar, Sebastianus Wantung memantau langsung ujian saat itu.

"Selanjutnya akan berlangsung ujian kompetensi bidang dan tetap menggunakan sistim CAT," kata Sebastianus.

Pada ujian sesi satu sebelumnya hari itu, tidak ada yang lolos nilai standar atau passing grade dari 97 peserta.

Pelaksanaan ujian sesi satu dan dua saat itu sempat diwarnai oleh matinya layar monitor yang diletakan di luar ruangan ujian, tempat sejumlah orang memantau perkembangan nilai para peserta.

Matinya layar monitor itu berlangsung lebih dari dua kali sehingga membuat perjalanan nilai peserta ujian tidak bisa dilihat di luar ruangan ujian dengan lancar.
Untuk sementara, jumlah peserta yang sudah lolos passing grade di kabupaten itu baru 24 orang peserta.(*)

Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved