Berita Kota Kupang

Walikota Kupang Tegaskan! Titip dan yang Dititip Dipecat

tenaga PTT yang tidak masuk tiga hari berturut-turut maka langsung dipecat, tidak ada kompensasi. Begitu juga ASN yang 45 hari dalam satu tahun tida

Walikota Kupang Tegaskan! Titip dan yang Dititip Dipecat
POS KUPNG.COM/YENI RACHMAWATI
PENGIBARAN BENDERA -- Paskibraka kota Kupang mengibarkan Sang Merah Putih di Lapangan Upacara Kantor Walikota Kupang, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG. COM | KUPANG -- Pemerintah kota Kupang tengah bergeliat untuk lebih serius menegakkan disiplin, baik untuk tenaga PTT maupun ASN lingkup Pemerintah kota Kupang.

Setiap Senin Pemkot selalu mengadakan evaluasi yang diikuti oleh seluruh Pimpinan OPD dan dipimpin langsung Walikota, Jefri Riwu Kore dan Wakil Walikota Kupang, dr Herman man di Aula Garuda Lantai II Kantor Walikota Kupang.

Jefri mengatakan pada evaluasi tersebut salah satunya yaitu menyusun perwali tentang kedisplinan para tenaga PTT dan ASN.

Jefri menegaskan, tenaga PTT yang tidak masuk tiga hari berturut-turut maka langsung dipecat, tidak ada kompensasi. Begitu juga ASN yang 45 hari dalam satu tahun tidak masuk juga diberhentikan.

"Tidak ada kompensasi untuk itu. Ini perlu penyesuaian dan pemberitahuan terkait disiplin. Karena disiplin tetap tidak sesuai standar yang kita harapkan. Target implementasintya akan dimulai saat ini," ujarnya.

Baca: Realisasi Fisik Proyek di PU NTT Capai 90,1 Persen

Kata Jefri, terkait disiplin salah satunya tentang absensi, baik datang maupun pulang kantor harus tepat waktu dan diabsen.

"Menggunakan absensi manual, biasanya titip, yang titip dan menitip dipecat," ujarnya.

Diakuinya tingkat kesadaran ASN untuk disiplin sangat minim. Maka dari itu itu ia meminta Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah kota Kupang untuk mengatasi hal tersebut. (*)


Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved