Berita Rekrutmen CPNS 2018

Pemkab Sumba Timur Minta Keringanan Menpan-RB Akomodir Peserta Hampir Capai Passing Grade

Pemkab Sumba Timur minta keringanan Menpan-RB untuk mengakomodir peserta seleksi CPNS yang hampir mencapai passing grade.

Pemkab Sumba Timur Minta Keringanan Menpan-RB Akomodir Peserta Hampir Capai Passing Grade
POS-KUPANG.COM/Robert Ropo
Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM | WAINGAPU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumba Timur meminta keringanan pemerintah pusat melalui Kemenpan-RB agar peserta CPNS yang memiliki nilai hampir mencapai passing grade dalam seleksi CPNS sejak tanggal 2 sampai 6 November 2018 lalu diakomodir.

Permintaan itu disampaikan Bupati Sumba Timur, Drs. Gidion Mbilijora, M.Si kepada POS-KUPANG.COM, Minggu (11/11/2018).

Gidion menjelaskan, jumlah peserta yang mengikuti ujian tes CPNS di lingkup Pemkab Sumba Timur sebanyak 1.576 dengan rincian formasi tenaga guru 52 formasi, tenaga kesehatan 33 formasi, dan tenaga teknis lainya sebanyak 42 alokasi formasi dengan total keseluruhan 127 alokasi formasi yang dibutuhkan.

Baca: Ujian CPNS di Malaka Berakhir, Ini Jumlah Peserta yang Lulus

Dari peserta sebanyak itu, kata Gidion, hanya 21 orang peserta yang lulus passing grade dengan rincian formasi tenaga guru 3 orang, formasi tenaga kesehatan 8 orang dan formasi tenaga teknis sebanyak 10 orang.

Baca: Jembatan Gantung Penyeberangan di Sungai Kiritana Sumba Timur Mulai Dibangun

Menurut Gidion, dari jumlah kelulusan tersebut sangat tidak memenuhi kuota yang dibutuhkan sehingga diharapkan ada keringanan dari pemerintah pusat agar bagi peserta yang memiliki nilai tertinggi hampir mencapai passing grade akan diakomodir untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

"Kita akan mengusulkan untuk bisa diberikan keringanan bagi peserta CPNS yang memiliki nilai tertinggi hampir mencapai passing grade untuk diakomodir mengikuti seleksi CPNS selanjutnya. Sejauh ini banyak peserta seleksi CPNS yang mengeluh soal sangat rumit dan panjang tidak sesuai dengan waktu yang diberikan," kata Gidion.

Gidion mengatakan Pemkab Sumba Timur sangat membutuhkan tenaga ASN yang kini masih kurang di Sumba Timur. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved