Berita Kabupaten TTS Terkini

Mayat Pria Tak Dikenal di Mnessatbubuk, Luka di Kepala Diduga Akibat Hantaman Benda Tumpul

Hasil visum jenazah pria tak dikenal di Desa Mnessatbubuk, menyimpulkan luka robek di kepala diduga akibat hantaman benda tumpul.

Mayat Pria Tak Dikenal di Mnessatbubuk, Luka di Kepala Diduga Akibat Hantaman Benda Tumpul
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Jenazah Mr. X sudah berada di dalam kantong jenazah dan disimpan di kamar jenazah RSUD Soe, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Hasil visum yang dilakukan dr. Hardman Sitorus terhadap jenazah pria tak dikenal yang ditemukan di Desa Mnessatbubuk, menyimpulkan luka robek di kepala diduga akibat hantaman benda tumpul.

Selain pada bagian kepala, luka robek juga ditemukan pada bagian pinggang kanan korban. Namun luka pada bagian pinggan tidak sebesar luka pada bagian kepala korban.

Diduga, korban meninggal akibat dihantam benda tumpul pada bagian kepala.

Baca: BREAKING NEWS: Warga Mnessatbubuk Temukan Mayat Pria Tak Dikenal, Begini Kondisinya

"Dari hasil visum, diketahui korban berusia 20 hingga 30 tahun. Korban meninggal diduga akibat dihantam dengan benda tumpul pada bagian kepalanya," jelas dr. Hardman kepada POS-KUPANG.COM, Minggu, (11/11/2018) di kamar jenazah RSUD Soe.

Terkait sudah berapa lama korban meninggal, Hardman mengatakan, dari kondisi fisik korban yang sudah mulai dimakan belatung dan membengkak, kemungkinan korban sudah meninggal empat hingga lima hari yang lalu.

Baca: Tim SAR Cari Penumpang KMP Inerie II yang Melompot di Perairan Timur Laut Waingapu

Wajah korban sudah sulit dikenali lagi karena sebagian sudah menghitam, membengkak dan dimakan belatung.

"Jenazah korban sudah sudah mulai dimakan belatung hingga sulit dikenali," ujarnya.

Terpisah, Kanit Inden Polres TTS, Kanit Inden Polres TTS, Bripka Janri Tlonaen menceritakan, penemuan sosok mayat lelaki tanpa identitas ini bermula ketika Yuliana Koli hendak pergi ke bimobu.

Dalam perjalanan menuju Bimobu, Yuliana melintasi kawasan hutan Nahenoni. Saat sedang melintasi kawasan hutan, Yuliana mencium aroma busuk.

Penasaran dengan aroma busuk tersebut, Yuliana memutuskan untuk mencari sumber aroma busuk tersebut. Ternyata, aroma busuk tersebut berasal dari mayat laki-laki tanpa identitas.

"Jenazah Mr X sudah kita bawa ke kamar Jenazah RSUD Soe dan dilakukan visum oleh dokter. Namun hingga saat ini identitas korban belum diketahui. Bagi warga yang merasa kehilangan anggota keluarga bisa melapor ke kantor kepolisian guna kita lakukan cross cek jangan sampai sosok jenazah tanpa identitas ini keluarganya," imbau Janri.

Terkait jenazah korban, lanjut Janri, selanjutnya akan dimakam oleh pihak dinas sosial. Pihak polres sudah melakukan koordinasi dengan Kepala Dinas Sosial, Nikson Nomleni terkait proses pemakaman jenazah Mr. X. Seluruh biaya untuk pemakaman Mr. X akan ditanggung Dinas Sosial. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved