Berita Flores Timur Terkini

Kelompok Seniman Flores Timur dan Maumere Poles Dinding Taman Kota Larantuka dengan Lukisan

Kelompok seniman dari Kota Larantuka, Adonara dan Kota Maumere mengadu bakat mereka di Taman Kota Larantuka, Flores Timur.

Kelompok Seniman Flores Timur dan Maumere Poles Dinding Taman Kota Larantuka dengan Lukisan
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Salah satu kelompok seniman sedang melukis di dinding tembok Taman Kota Larantuka, Jumat malam (9/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Kelompok seniman dari Kota Larantuka, Adonara dan Kota Maumere mengadu bakat mereka di Taman Kota Larantuka, Flores Timur. Tembok Pagar Taman Kota dipercantik dengan berbagai lukisan.

Pengembangan bakat seni para seniman muda Flotim ini terselenggara atas kerja sama Air Hidup, Nagi Grafis, Lopo Kopi, San Juan Computer, Pen Art dan Geo Maritim.

"Dua kelompok seniman dari Adonara, tiga kelompok seniman dari Kota Larantuka dan dua kelompok dari Kota Maumere," kata Direktur Air Hidup Petrus Lado Lein, Jumat malam (9/11/2018).

Baca: Peserta Ini Terjatuh Sebelum Pelaksanaan Tes CPNS, Kenapa Ya?

Petrus Lein menjelaskan panitia mempercayakan tiga juri untuk menilai hasil lukisan para peserta yang jumlahnya sebanyak tujuh kelompok.

Petrus Lein mengatakan panitia mengusung tema lomba lukis yakni tentang etnik, lingkungan dan sosial budaya Flotim.

Baca: PT PLN Rayon Kefamenanu Pastikan Listrik Aman Saat Pelaksanaan Tes CPNS

Lokasi kegiatan pada dua titik yakni Taman Kota Larantuka dan Taman Patung Herman Fernandez di depan rumah jabatan bupati Flotim.

Mengapa Larantuka perlu dipoles dengan sentuhan tangan para seniman? Petrus Lein mengatakan Larantuka adalah Gerbang Timur Pulau Flores.

"Kalau Labuan Bajo gerbang barat, dan Kota Larantuka adalah gerbang Timur Pulau Flores. Kita harus menata kota ini," kata Petrus Lein.

Untuk kategori pelajar, tambah Petrus Lein, baru akan dimulai 16 November 2018. "Kali ini seniman kategori umum, nanti tanggal 16 November untuk para pelajar," kata Petrus Lein.

Puncaknya pada 17 November 2018, akan diumumkan para pemenang lomba lukis dan diberi penilaian oleh tiga juri yakni Dominikus Temaluru, Ras Riberu, dan Edy Fernandez.

"Puncaknya per 17 November juga akan ada bazar murah," kata Petrus Lein.

Disaksikan POS-KUPANG.COM, Jumat-Sabtu (9-10/11/2018) kelompok seniman memasuki tahap finishing lukisan mereka di tembok-tembok.

Aktivitas mereka masih luput dari perhatian masyarakat. Namun sudah ada yang menjadikan dinding lukisan mereka sebagai tempat berselfie. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved