Berita Flores Timur Terkini

Karyawan Bank NTT dari Empat Kabupaten di Flores Bersihkan Pasar dan Pantai di Kota Larantuka

Pimpinan dan seluruh karyawan Bank NTT Cabang Lewoleba, Larantuka, Maumere, dan Ende berkumpul di Kota Larantuka

Karyawan Bank NTT dari Empat Kabupaten di Flores Bersihkan Pasar dan Pantai di Kota Larantuka
POS-KUPANG.COM/FELIKS JANGGU
Karyawan Bank NTT gabungan dari Lewoleba, Larantuka, Maumere dan Ende membersihkan Pantai Susteran Lebao, pusat kuliner baru di Kota Larantuka Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Feliks Janggu

POS-KUPANG.COM | LARANTUKA - Pimpinan dan seluruh karyawan Bank NTT dari empat cabang, yakni Bank NTT Cabang Lewoleba, Larantuka, Maumere, dan Ende berkumpul di Kota Larantuka, Sabtu (10/11/2018).

Mereka berkumpul untuk melalukan sosialisasi KPI bank NTT dan menghadirkan utusan dari Bank NTT di Kupang.

Namun di sela kegiatan itu, ternyata di moment Hari Pahlawan itu Bank NTT membuat program bersih lingkungan dan serempak dilalukan di seluruh NTT.

Baca: Hanya Empat Hari Gedung SMK Nunain Selesai Direhab Satgas TMMD dan Masyarakat Fatukoko

Dan Bank NTT dari empat cabang di Flores memilih membersihkan Pasar Inpres Kota Larantuka dan Pantai Wisata Susteran Lebao Larantuka.

Dengan kantong plastik khusus berukuran besar, pimpinan dan karyawan Bank NTT menyisiri Pasar Inpres dan Pantai Susteran Lebao Larantuka.

Baca: SBY Sebut PDI-P dan Gerindra Diuntungkan di Pilpres 2019

"Ini program Bank NTT, program bersih lingkungan terutama mengangkat sampah-sampah plastik," kata Kepala Bank NTT Cabang Larantuka Christoforus B Langkamau di sela kegiatan.

Harapan Christ Langkamau, Pantai Susteran Lebao yang kini semakin ramai kunjungan dijaga bersama kebersihannya oleh masyarakat Kota Larantuka.

"Mulanya ada beberapa orang pedagang dampingan kita, tapi tiga saja yang bertahan. Tapi sekarang mulai ramai lagi," kata Christ Langkamau.

Bank NTT bekerja sama dengan Paroki San Juan Lebao tahun 2017 menginisiasi pemanfaatan Pantai Susteran Lebao menjadi pusat kuliner lokal.

Bank NTT memulainya dengan menggelar pelatihan bagi OMK Paroki San Juan Lebao dan menggundang praktisi kuliner Natalia Andhysti.

Setelah diberi pelatihan, Bank NTT juga memberikan fasilitas tempat jualan kepada OMK di Pantai itu dan mulai menghidupkan kuliner.

Namun dalam perjalanan, OMK menghilang. Tapi para ibu rumah tangga malah tertarik memanfaatkan tempat itu dan tetap bertahan sampai saat ini.

Christ Langkamau mengatakan persoalan utama yang dihadapi masih masalah sampah.

"Makanya Bank NTT dan ini program, akan secara rutin melakukan pembersihan sampah, terutama sampah plastik," kata Christ Langkamau. (*)

Penulis: Felix Janggu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved