Berita Rekrutmen CPNS 2018

Hari Pertama Pelaksanaan Tes CPNS di TTU, Hanya Satu Orang Mencapai Passing Grade

Dari sekitar 300 peserta, jumlah peserta yang mencapai passing grade pada hari pertama hanya satu orang saja.

Hari Pertama Pelaksanaan Tes CPNS di TTU, Hanya Satu Orang Mencapai Passing Grade
POS-KUPANG.COM/THOMAS MBENU NULANGI
Kepala BKD Kabupaten TTU, Frans Tilis 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU-Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) telah melaksanakan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada hari pertama, Minggu (11/11/2018).

Dari sekitar 300 peserta yang mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) selama tiga sesi tersebut, jumlah peserta yang mencapai passing grade pada hari pertama hanya satu orang saja.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh Pos-Kupang.com di SMK Negeri 1 Kefamenanu menyebutkan bahwa peserta yang nilainya mencapai passing grade bernama Emi Harnanik.

Kepala Bapegdiklat Kabupaten TTU, Fransiskus Tilis kepada Pos-Kupang.com usai memantau pelaksanaan tes CPNS pada sesi terakhir membenarkan bahwa hanya satu orang peserta saja yang nilainya mencapai passing grade.

"Hari pertama inikan ada tiga sesi, kalau sesi pertama, satu orang yang mencapai passing grade, sedangkan yang lainnya tidak mencapai passing grade," ujarnya.

Frans menambahkan, pada sesi kedua dan ketiga, tidak ada satu peserta tes CPNS pun yang mencapai nilai passing grade. Para peserta yang mengikuti tes pada kedua sesi tersebut tidak dapat mencapai nilai pasing grade.

"Namun memang angkanya tidak mencapai passing grade, tetapi kalau kita lihat sesuai dengan harapan kita tentang wacana kebijakan pemerintah untuk menggunakan perengkingan barangkali bisa," ujarnya.

Ditambahkan Frans, kebanyakan para peserta tes CPNS di TTU telah mencapai nilai passing grade untuk dua materi tes. Namun para peserta tidak mencapai pasing grade untuk satu materi tes lainnya sehingga secara keseluruhan dinyatakan tidak mencapai passing grade.

"Sehingva kita harapkan, sesuai dengan wacana kebijakan dari pemerintah pusat, kalau pakai peringkingan, maka kita bisa tertolong beberapa orang, atau minimal lebih dari satu," ungkapnya.

Frans menyatakan, jika pemerintah tidak menggunakan perengkinagan dan tetap memakai passing grade, maka peserta yang lolos passing grade pada hari pertama hanya satu orang saja. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Agustinus Sape
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved