Berita Kota Kupang Terkini

Gelar PPB III, Perempuan Biasa Suarakan Isu Perempuan

Panggung Perempuan Biasa (PPB) kembali digelar. Pentas Komunitas Teater Perempuan Biasa yang menjadi agenda tahunan ini

Gelar PPB III, Perempuan Biasa Suarakan Isu Perempuan
ISTIMEWA
Poster Panggung Perempuan Biasa (PPB) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Perempuan Biasa (PPB)'>Panggung Perempuan Biasa (PPB) kembali digelar. Pentas Komunitas Teater Perempuan Biasa yang menjadi agenda tahunan ini, kini memasuki tahun ketiga dan akan dilangsungkan pada Minggu (11/11/2018) di Taman Budaya Gerson Poyk Jl Kejora No. 1, Oepoi, Kota Kupang.

Demikian siaran pers yang diterima POS-KUPANG.COM pada Minggu pagi. Kegiatan yang mengangkat tema "Perempuan adalah aset masa depan sebuah bangsa" bertujuan untuk memberikan ruang kreasi bagi para penikmat seni dan budaya serta meningkatkan partisipasi masyarakat, baik lelaki maupun perempuan dalam mengamini kesetaraan gender.

Baca: Dari Taekas Mahasiswa Katolik Faperta Undana Mengharumkan Nama Baik Almamater

PPB III mengangkat sejumlah isu baik lokal maupun nasional, antara lain Human Trafficking, kebudayaan dan kekerasan terhadap perempuan.

Pemimpin Komunitas Teater Perempuan Biasa, Lanny Koroh mengaku prihatin terhadap keterbatasan partisipasi perempuan dalam ruang publik, meski pun ia tak memungkiri bahwa peran perempuan dalam ranah domestik pun tak bisa dipandang sebelah mata.

Baca: Anda Mau ke Kupang? Begini Kondisi Cuaca di Bandara El Tari Hari Ini

Perempuan berusia 32 tahun yang telah meraih gelar Doktor linguistik ini berharap agar PPB III menjadi ajang perempuan untuk menyuarakan persoalan perempuan.

"PPB III adalah ruang dimana kita akan membicarakan tentang perempuan, baik persoalannya maupun masa depannya," ucap Lanny.

Dimulai pada pukul 17.00 Wita PPB III akan dimeriahkan oleh sejumlah pementasan teater, monolog, puisi dan permainan sasando oleh Linda Tagie, Della Novella, Fince Bataona, Teater Sina Riang, Julia Manafe dan masih banyak lagi.

Dipastikan, pementasan ini akan dihadiri sejumlah aktivis, feminis, mahasiswa, dan seniman lintas budaya.

Harga tiket pun cukup terjangkau, yaitu Rp 10 ribu bagi mahasiswa, Rp 25 ribu bagi umum dan Rp 100 ribu bagi VIP. Tiket PPB III dapat diperoleh langsung di lokasi pementasan atau on the spot.

"Kami siap menggelar PPB III. Kami siap mengangkat suara kaum perempuan," tandas Lanny yang juga berprofesi sebagai dosen dan seniman ini. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved