Berita Lembata Terkini

Di Kabupaten Lembata! Baga Kelen Raih Nilai Tertinggi Tes CPNS

Servasius Baga Kelen, peserta CPNS Nomor 7713-113-0000522 di Kabupaten Lembata, membukukan nilai tertinggi dalam shift pertama hari pertama tes

Di Kabupaten Lembata! Baga Kelen Raih Nilai Tertinggi Tes CPNS
POS KUPANG.COM/FRANS KROWIN
POSE BERSAMA -- Servasius Baga Kelen (kedua dari kiri) dan Sesarius Leu (kedua dari kanan) saat pose bersama Plt Kepala BKD-PSDM Lembata, Patris Udjan (kanan) seusai tes CPNS shift pertama hari pertama di Aula Kantor Bupati Lembata, Minggu (11/11/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Frans Krowin

POS KUPANG.COM, LEWOLEBA -- Servasius Baga Kelen, peserta CPNS Nomor 7713-113-0000522 di Kabupaten Lembata, membukukan nilai tertinggi dalam shift pertama hari pertama tes penerimaan CPNS di kabupaten itu, Minggu (11/11/2018).

Dari tiga bidang yang diuji, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Baga Kelen memenuhi standar nilai seperti yang ditentukan. Pada standar nilai TWK 75, Baga Kelen mengukirnya dengan nilai 120. Pada bidang TIU dengan standar kelulusan 80, Baga Kelen meraih nilai 85 dan bidang TKP dengan standar 143, Baga Kelen meraihnya dengan nilai 143.

Baca: Walikota Kupang Tegaskan! Titip dan yang Dititip Dipecat

Baga Kelen merupakan peserta dengan kualifikasi pendidikan D-IV Manajemen Pariwisata untuk formasi jabatan Analis Pariwisata. Yang bersangkutan merupakan lulusan Sekolah Tinggi Pariwisata Ampta Yogyakarta tahun 2012.

Peserta kedua yang juga lulus dalam tes CPNS shift pertama hari pertama di Lembata, yaitu Sesarius Leu. Peserta dengan Nomor 7713-112-0000012 itu lulus sesuai passing grade yang ditetapkan. Pada TWK, Sesarius mencatatkan nilai 75 sesuai standar yang ditetapkan.

Baca: Realisasi Fisik Proyek di PU NTT Capai 90,1 Persen

Begitu juga untuk TIU, Sesarius menorehkannya dengan nilai 80 sesuai standar kelulusan yakni 80. Sedangkan tes karakteristik pribadi (TKP), Sesarius membukukan nilai 144 atau satu nilai lebih tinggi dari standar yang ditetapkan, yakni 143.

Sedangkan peserta yang lain, tidak lulus tes CPNS untuk sesi ujian kompetensi dasar tersebut. Sebab nilai ditorehkan tak sesuai dengan standar nilai yang telah dipatok. "Yang tidak mencapai standar nilai yang ditentukan, berarti tidak lulus," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD-PSDM) Kabupaten Lembata, Patris Udjan, di lokasi ujian, Minggu (11/11/2018).

Dia mengatakan, di Lembata, total peserta tes CPNS sebanyak 1.537 orang. Pada hari pertama itu, pelaksanaan tes dimulai pukul 10.00 Wita. Ujian baru dimulai setelah pulang dari gereja. "Di Lembata ini, tes hari pertama pada Minggu, jadi kebijakan yang diambil adalah tes baru dimulai setelah peserta pulang dari gereja," ujarnya.

Dengan demikian, lanjut dia, pada tes hari pertama itu hanya empat sesi saja dengan jumlah peserta sebanyak 400 orang. Lantaran tes dimulai di atas pukul 10.00 Wita, sehingga tes itu dijadwalkan berlangsung hingga pukul 18.00 Wita. Sedangkan pada hari kedua nanti, yakni Senin (12/11/2018) pelaksanaan tes berlangsung normal yakni mulai pukul 08.00 Wita hingga.pukul 17.30 Wita. Tes hari kedua itu berlangsung dalam 5 sesi dan setiap sesi diikuti 100 peserta.

Hadir pada hari pertama tes CPNS tersebut, yakni Penjabat Sekda Lembata, Anthanasius A Amuntoda yang didampingi Asisten 3, Wenselaus Ose dan Plt Kepala BKD-PSDM Lembata, Patris Udjan. Tes tersebut berlangsung lancar.

Untuk menjaga kelancaran pelaksanaan tes CPNS tersebut, Manajemen PT. PLN Rayon Lewoleba, menyiagakan satu unit mesin pembangkit listrik di Kantor Bupati Lembata. Mesin listrik itu yang mendistribusi energi listrik ke lokasi CAT (computer asissted test) di Aula kantor bupati setempat. (*)



Penulis: Frans Krowin
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved