Berita Kabupaten Malaka

SMA Sinar Pancasila Betun Jadi Induk Klaster K13 di Malaka

Sekolah ini membawahi tujuh sekolah lainnya di Malaka sebagai sekolah imbas yakni, SMA Bina Mandiri, SMA Alkani, SMA 17 Agustus Rabasa Biris, SMA 17

SMA Sinar Pancasila Betun Jadi Induk Klaster K13 di Malaka
POS KUPANG.COM/TENI JENAHAS
KASEK--Kepala Sekolah SMA Sinar Pancasila, Debora Bulu, S.P 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM,Teni Jenahas

POS KUPANG.COM| BETUN---Sekolah Menengah Atas (SMA) Swasta Sinar Pancasila Betun, Kabupaten Malaka ditetapkan sebagai induk klaster kurikulum 13 (K-13) di Malaka oleh Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi NTT.

Sekolah ini membawahi tujuh sekolah lainnya di Malaka sebagai sekolah imbas yakni, SMA Bina Mandiri, SMA Alkani, SMA 17 Agustus Rabasa Biris, SMA 17 Agustus Lorobauna,  SMA Laenaman, SMA Wederok dan SMA Sasitamean.

Baca: Sesi 6 Tes CPNS di Ende! Hanya Satu Peserta Memenuhi Pasing Grade

Hal itu dikatakan, Kepala Sekolah SMA Sinar Pancasila, Debora Bulu, S.P kepada Pos Kupang.Com, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Debora, LPMP menunjukan SMA Sinar Pancasila Betun sebagai sekolah induk klaster tahun 2018.

Baca: Hari Pahlawan Dua Kepala Dinas di Malaka Bertemu Sesepuh NTT ! Ini Pesannya

Sekolah yang didirikan tahun 1978 ini ditunjuk sebagai induk klaster dilihat dari berbagai aspek diantaranya, sekolah ini memiliki fasilitas yang memadai, letaknya strategis di ibukota kabupaten dan sekolah ini sebagai perintas pelaksanaan K13.

Sebagai induk klaster, lanjut Debora, SMA Sinar Pancasila menjadi pusat kegiatan dan pelatihan bagi guru-guru yang mengabdi di tujuh sekolah imbas.

Salah satu kegiatannya adalah pelatihan guru-guru tentang kurikulum K13 yang berlangsung di SMA Sinar Pancasila Betun, Sabtu (10/11/2018). Kegiatan ini diikuti 112 guru sasaran dari tujuh sekolah. Peserta kegiatan adalah guru-guru pengasuh mata pelajaran di kelas X.

Dalam kegiatan ini, peserta dan instruktur akan membahas metode dan cara mengajar K13 agar diimplementasikan di sekolah masing-masing. Instruktur selama kegiatan ini sebanyak sembilan orang yang merupakan guru-guru terpilih dan memiliki kemampuan dalam ketrampilan dalam penerapan K13. (*).


Penulis: Teni Jenahas
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved