Berita Kupang

Siswa SMPTK Kasih Karunia Belajar Jurnalistik di Pagi Pos Kupang

Puluhan siswa/i SMPTK Kasih Karunia Kupang, belajar juenalistik di Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/10/2018)

Siswa SMPTK Kasih Karunia Belajar Jurnalistik di Pagi Pos Kupang
PK/NIA
24 siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Apolonia Matilde Dhiu

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Puluhan siswa/i SMPTK Kasih Karunia Kupang, belajar juenalistik di Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/10/2018)

Sebanyak 24 orang siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018).

Kunjungan para siswa ini untuk melakukan belajar lapangan (filetrip) tentang cara kerja jurnalistik di media.
Kedatangan para siswa yang didampingi oleh dua orang guru pembimbinga, yakni Mikhael Gewe, S.Pd, dan Steven Bokos, S.Si.

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, 10 November 2018, Karier, Asmara dan Keuanganmu Seperti Apa?

Mereka diterima langsung oleh Koordinator Liputan (Korlip), Fery Jahang.

24 siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018).
24 siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018). (PK/NIA)

Pada kesempatan ini, Fery, menjelaskan tentang struktur organisasi di Redaksi, bagaana cara kerja wartawan, mulai dari perencanaan liputan, peliputan, pembuatan berita sampai berita sampai ke tangan pembaca.

Fery juga menjelaskan tentang sejarah Harian Pagi Pos Kupang dan keberadaan Pos Kupang fi seluruh NTT dengan menggunakan percetakan jarak jauh menggunakan satelit.

Ia berharap, para siswa bisa lebih piawai mempelajari teknologi media. Karena, media sangat dipengaruhi dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi.

Baca: Awal Tahun 2019 BTP Ahok bebas, Ini Fakta dan Rencana Yang Akan Dilakukannya

"Karena perkembangan teknologi, Pos Kupang saat ini tidak saja dinikmati pada koran cetak, tetapi juga melalui media online," katanya.

24 siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018).
24 siswa dari Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Kasih Karunia, Desa Oefafi, Kabupaten Kupang mengunjungi Kantor Harian Pagi Pos Kupang, Sabtu (10/11/2018). (PK/NIA)

Guru pembimbing, Mikhael Gewe, mengatakan, kehadiran anak-anak di Pos Kupang untuk belajar cara kerja media.

Menurutnya, kegiatan filetrip adalah kegiatan ekstrakurikuler yang dilakukan setiap tahun. Selain pelajaran di sekolah, para siswa juga langsung beraksi ke lapangan untuk melihat secara langsung.

Baca: Fakta Baru Soal 7 Member BTS Yang Belum Dketahui Army, Penasaran Yuk Kepoin

Para siswa sangat aktif bertanya untuk mengetahui cara kerja wartawan Joko Giri, berapa banyak koran yang dicetak setiap harinya.

Jonatan Manafe, kerugian dan keuntungan membuat koran. (*)

Penulis: Apolonia M Dhiu
Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved