Berita NTT Terkini

Pelayanan Tiket Feri, Burhan Zahim: Itu Bukan Tiket Online Tapi ATS

Pengguna jasa pelayanan Feri di Pelabuhan Bolok, kadang merasa aneh dengan pelayanan tiket yang diklaim sebagai tiket online.

Pelayanan Tiket Feri, Burhan Zahim: Itu Bukan Tiket Online Tapi ATS
POS KUPANG/ROBERTUS ROPO
Kapal Fery tidak berlayar akibat cuaca buruk 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Ambuga Lamawuran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pengguna jasa pelayanan Feri di Pelabuhan Bolok, kadang merasa aneh dengan pelayanan tiket yang diklaim sebagai tiket online.

Namun menurut keterangan General Manager ASDP Cabang Kupang, Burhan Zahim, pelayanan yang sedang dilakukan itu bukanlah tiket online.

"Itu bukan tiket online. Itu Automatic Technic System (ATS)," katanya kepada POS-KUPANG.COM saat dikonfirmasi, Sabtu (10/11/2018).

Baca: Dies Natalis ke-10 Ilmu Komunikasi FISIP Undana, Mahasiswa Harap Gedung Kuliah Sendiri

Burhan mengatakan, kedua jenis pelayanan ini jelas berbeda. "Untuk ATS, pertama itu, data pembeli tiket langsung terintegrasi. Jadi baik pejalan kaki, maupun berkendara, jika membeli tiket, maka semua informasi tentang pembeli itu langsung tercatat," katanya.

Informasi tentang pembeli yang dimaksud adalah nama, alamat, umur dan jenis kelamin. "Jadi siapa saja yang membeli tiket, datanya akan terekam. Dan ini hanya bisa dibeli di pelabuhan," tegasnya.

Baca: Ada Pesta Para Pahlawan di Alun-alun Rujab Gubernur NTT, Inilah Mereka

Ini tentu berbeda dengan sistem online. Online, jelasnya, bisa dibeli di mana saja, kapan saja, selagi ada sinyal internet.

Dia menjelaskan, penerapan ATS ini berlaku sejak minggu lalu. "Hari pertama di Bolok. Tanggal 2 di Rote, tanggal 6 di Larantuka. Nanti akan diterapkan pada semua tempat yang melakukan pelayanan bekerja sama dengan ASDP," terangnya.

Ini, katanya, adalah tahapan-tahapan yang sedang dilakukan. "Setelah tahapan ini, ada lagi satu tahapan yang pembayarannya itu cashless. Ini sebelum ke online," tambahnya.

"Untuk online, sedang digodok di pusat. Jika itu sudah diberlakukan, penumpang bisa membeli tiket di mana saja dan kapan saja," terangnya.

Dijelaskan, rata-rata penumpang yang menggunakan jasa penyeberangan kapal feri sekitar 200 orang.

"Rute yang lebih banyak dikunjungi itu Kupang-Rote, Kupang-Larantuka Kupang-Sabu. Untuk semua pelayaran, rata-rata penumpang masih normal, yaitu sekitar 200 penumpang," imbuhnya. (*)

Penulis: Lamawuran
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved