Berita Kabupaten Nagekeo

Meriahkan HUT ke 46! Paroki St. Martinus Nangaroro Gelar Aneka Kegiatan

Ada dua jenis kegiatan yakni pembinaan iman dengan kegiatan kuis kitab suci, pendarasan Mazmur serta membaca Kitab Suci Injil.

Meriahkan HUT ke 46! Paroki St. Martinus Nangaroro Gelar Aneka Kegiatan
Pos Kupang.com/Gordy Donafan
Pastor Paroki St.M Martinus Nangaroro, Rd Wempi Da Silva, Pr, 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY --Menyambut Hari Ulang Tahun Paroki St.Martinus Nangaroro ke - 46 yang puncaknya jatuh pada minggu 11 November 2018, umat paroki itu menggelar aneka kegiatan yang melibatkan delapan stasi dan satu Badan Musyawarah Koordinasi Lingkungan dan didukung Remaja Mesjid Al - Ijtihad Nangaroro.

Ada dua jenis kegiatan yakni pembinaan iman dengan kegiatan kuis kitab suci, pendarasan Mazmur serta membaca Kitab Suci Injil.

Kegiatan hiburan seperti Pertandingan Voly Putra - putri, festival Budaya seperti pementasan Ndera, Taka Se, Senda dan Kasida.

Pastor Paroki Nangaroro, RD Wempi Da Silva, Pr, menjelaskan kegiatan itu juga didukung oleh pelajar SMA Setiawan Nangaroro, SMKN I Nangaroro serta pelajar SMPN I Nangaroro.

Baca: Bupati Belu Irup Peringatan Hari Pahlawan

Baca: Ini Jadwal Penyeberangan Kapal Fery Bagi Warga NTT, Sabtu (10/11/2018)

Ia menjelaskan kegiatan itu mengangkat tema, Dalam semangat Injili dan Keluhuran Nilai Budaya, Kita Hidupkan Paroki St Martinus Nangaroro yang Mandiri dan Solider.

Ia menyebutkan kegiatan itu diawali dengan misa Pencanangan pada Minggu 4 November lalu dan ditutup pada Minggu 11November besok sebagai acara puncak yang dirayakan dengan ekaristi bersama umat dalam paroki.

Walaupun kegiatan itu melibatkan umat paroki St Martinus Nangaroro, namun sasaran kegiatan Hut Paroki St Martinus Nangaroro ke 46 kepada Orang Muda Katolik ( OMK ) dengan pertimbangan berdasarkan kesepakatan pleno paroki dimana Hut Paroki yang diisi dengan aneka kegiatan dengan sasaran pada Orang Muda Katolik dalam rangka membangun semangat dan mengembangkan diri agar tangguh, tanggap dan terlibat karena memiliki mental dan spiritual yang baik dalam tanggungjawab hidup berparoki.

RD Wempi menjelaskan sangat penting untuk dipersiapkan lebih dini dalam diri orang muda, karena orang muda katolik menjadi harapan bagi masa depan gereja dan tanah air.

"Ada orang muda yang tangguh, tetapi tidak tanggap dan tidak mau terlibat terhadap keberlangsungan hidup berparoki.Ada orang muda yang tanggap dan terlibat tetapi tidak tangguh," ujar Rd. Wempi, Sabtu (10/11/2018).

Halaman
12
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved