Berita Kabupaten Sumba Tengah

Ketua FKUB ST Minta Kepolisan Basmi Maraknya Pencurian Sepeda Motor Dan Ternak

Segera membasmi maraknya aksi pencurian sepeda motor dan ternak milik masyarakat

Ketua FKUB ST Minta Kepolisan Basmi Maraknya Pencurian Sepeda Motor Dan Ternak
POS KUPANG/PETRUS PITER
Ketua forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Sumba Tengah, Pendeta Johanis Woli, STh

Laporan Reporter POS-KUPANH.COM, Petrus Piter

POS-KUPANG.COM|WAIBAKUL--Ketua forum kerukunan umat beragama (FKUB) Kabupaten Sumba Tengah, Pendeta Johanis Woli, STh meminta aparat kepolisian sektor Anakalang, Kabupaten Sumba Tengah, segera membasmi maraknya aksi pencurian sepeda motor dan ternak milik masyarakat seperti kerbau, kuda, sapi, babi dan lain-lain.

Ada modus baru model pencurian sekarang. Bila sepeda motor atau ternak masyarakat hilang maka akan datang orang tertentu menawarkan jasa sekaligus meminta uang tebusan jutaan rupiah kepada pemillik dengan jaminan akan mengembalikannya karena tahu keberadaannya.

Namun orang tersebut meminta jangan melapor ke polisi atau memberitahu keluarga atau masyarakat umumnya.Diam-diam dan rahasiakan.

Pendeta Johanis Woli meminta kepolisian harus bertindak tegas membasmi para pencuri itu agar tidak meresahkan rakyat lagi.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor bila ada oknum warga datang menawarkan jasa itu.

Ketua forum kerukunan umat beragama Kabupaten Sumba Tengah, Pendeta Yohanis Woli, STh menyampaikan hal itu di kediamannya di Desa Malinjak, Kecamatan Katikutana Selatan, Sumba Tengah, Kamis (8/11/2018). Menurutnya, aksi pencurian itu diduga dilakoni sejumlah pemuda yang juga sebagiannya adalah pelajar SMA yang diotaki oknum tertentu.

Sebagai mitra kerja pemerintah, pihaknya telah menyampaikan hal itu pada beberapa kali pertemuan bersama pemerintah termasuk pula dengan aparat kepolisian. Memang selama ini, kepolisian sudah berupaya keras mengejar para pelaku namun belum berhasil menangkap otak pelakunya.

Sedangkan beberapa pelaku pencurian telah berhasil ditangkap. Secara umum kuantitas kejadian menurun tetapi belum hilang sama sekali.

Dalam kesempatan itu, ia juga menghimbau masyarakat proaktif melapor bila ada kejadian pencurian dan perampokan yang menimpahnya. Jangan takut atau diam melaporkannya ke pihak kepolisian. Sebab kalau didiamkan justru menanbah suburnya pencurian di Sumba Tengah. (*)

Penulis: Petrus Piter
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved