Berita Kabupaten Ende

40 Persen Realisasi Fisik Proyek di Ende

Realisasi fisik proyek di Kabupaten Ende pada Tahun Anggaran (TA) 2018 mencapai 40 persen sedangkan realisasi keuangan mencapai 32 persen dari pagu

40 Persen Realisasi Fisik Proyek di Ende
Pos Kupang/Romualdus Pius
Kabag Pembangunan Setda Ende, Andreas Worho 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Romualdus Pius

POS-KUPANG.COM,ENDE---Realisasi fisik proyek di Kabupaten Ende pada Tahun Anggaran (TA) 2018 mencapai 40 persen sedangkan realisasi keuangan mencapai 32 persen dari pagu anggaran sebesar Rp 386.805.521.705 yang bersumber dari APBD Kabupaten Ende.

Asisten 2 Setda Ende, Kosmas Nyo mengatakan hal itu kepada Pos Kupang.Com melalui Kabag Pembangunan Setda Ende, Andreas Worho, Jumat (9/11/2018) di Ende.
Andreas mengatakan bahwa realisi keuangan untuk pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Ende Tahun Anggaran (TA) 2018 sebesar 32 persen atau yang telah terserap sebanyak 123.777.766.946.

Baca: Peserta ke-16 yang Lolos Passing Grade Tes CPNS di Mabar! Dari Formasi Guru Kelas Ahli Pertama

“Itu kondisi akhir Bulan September 2018 sedangkan kalau kondisi akhir Bulan Oktober 2018 belum ada laporan yang masuk ke kami,”kata Andreas.

Menurut Andreas dengan melihat penyerapan yang tergolong rendah baik fisik dan juga keuangan yang semestinya harus sudah mencapai 90 persen bahkan 100 persen.

Hal yang menyebabkan rendahnya penyerapan keuangan maupun fisik pada APBD Kabupaten Ende Tahun Anggaran 2018 menurut Andreas dikarenakan proses pelepasan masing-masing proyek di setiap dinas atau instansi terlambat karena rata-rata dilakukan pada Bulan Agustus 2018 padahal semestinya pada bulan tersebut sudah sementara dikerjakan.

Pihaknya berharap di tahun 2019 semua proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Ende bisa dilepas secepatnya sehingga dengan demikian proyek-proyek yang ada bisa segera dikerjakan pada tahun anggaran yang sedang berjalan.

Andreas mengatakan hal lain yang menyebabkan rendahnya realiasi keungan dikarenakan para rekanan yang mendapatkan proyek enggan atau tidak mau mengambil uang muka yang semestinya harus diambil karena memang itu hak mereka sebagai rekanan yang mendapatkan proyek pemerintah. (*)


Penulis: Romualdus Pius
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved